Konten dari Pengguna

Mengetahui Siklus Hidrologi Panjang beserta Prosesnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siklus hidrologi panjang dan prosesnya. Sumber foto: Unplash/Anna Atkins
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siklus hidrologi panjang dan prosesnya. Sumber foto: Unplash/Anna Atkins

Siklus hidrologi memiliki arti penting dalam kehidupan makhluk hidup di bumi. Adanya perputaran air yang berulang, dari air menjadi uap, kemudian menjadi air lagi dapat terjadi dalam siklus pendek, sedang, maupun panjang. Siklus hidrologi panjang sendiri daerah cakupannya sangatlah luas hingga ke daerah subtropis.

Adanya siklus hidrologi dapat dipergunakan untuk menjaga keseimbangan air di permukaan bumi. Uap air yang berubah menjadi awan sehingga terjadi hujan dapat menambah air tawar di permukaan bumi. Kemudian air tersebut dapat dipergunakan oleh manusia untuk berbagai keperluan.

Pengertian Siklus Hidrologi

Ilustrasi pengertian siklus hidrologi panjang. Sumber foto: Unplash/Max

Apakah siklus hidrologi itu? Siklus adalah putaran rangkaian kejadian yang berulang-ulang secara tetap dan teratur. Sedangkan hidrologi merupakan istilah yang digunakan berkenaan dengan ilmu tentang air, baik keterdapatannya, peredaran dan sebarannya serta hubungan dengan lingkungannya, termasuk hubungannya dengan makhluk hidup.

Oleh sebab itu, siklus hidrologi didefinisikan sebagai sirkulasi air yang berlangsung secara terus-menerus yang dimulai dari atmosfer hingga ke bumi dan kembali ke atmosfer. Adanya siklus hidrologi, maka ketersediaan air yang berada di permukaan bumi dapat tetap terjaga, sehingga keteraturan suhu lingkungan, hujan, cuaca, dan keseimbangan ekosistem di bumi dapat terus terjaga.

Proses Siklus Hidrologi Panjang

Ilustrasi siklus hidrologi panjang dan prosesnya. Sumber foto: Unplash/Niklas Weiss

Mengutip dari buku Buku Ajar Manajemen DAS Pulau-Pulau Kecil oleh Bokiraiya Latuamury (2020:62—63), siklus hidrologi panjang (long cycle) adalah siklus hidrologi yang umumnya terjadi di daerah beriklim subtropis atau daerah pegunungan.

Siklus hidrologi ini sebenarnya sama peristiwanya dengan siklus hidrologi sedang. Perbedaannya keduanya hanya terletak dari daerah cakupannya saja. Pasalnya siklus panjang ini memiliki daerah yang sangat luas sehingga perubahannya terjadi menjadi hujan salju dan mengalir melalui sungai serta akan kembali menuju laut.

Dalam siklus hidrologi ini, awan tidak langsung diubah wujud menjadi air, melainkan terlebih dahulu turun sebagai salju dan membentuk gletser (endapan es). Berikut penjelasan singkat tentang tahapan proses siklus hidrologi yang panjang.

  1. Air laut yang terkena pemanasan sinar matahari akan mengalami penguapan dan menjadi uap air.

  2. Uap air yang telah terbentuk akan mengalami proses sublimasi.

  3. Kemudian awan terbentuk dengan mengandung kristal-kristal es.

  4. Awan mengalami proses adveksi dan kemudian bergerak ke daratan.

  5. Awan akan mengalami presipitasi dan kemudian akan turun sebagai salju.

  6. Salju akan terakumulasi menjadi gletser.

  7. Gletser tersebut akan mencair karena adanya pengaruh suhu udara dan membentuk aliran sungai.

  8. Air yang berasal dari gletser akan mengalir di sungai tersebut kemudian akan kembali ke laut.

Baca juga: Pengertian Adveksi dalam Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya

Demikianlah penjelasan singkat mengenai tahapan proses siklus hidrologi panjang. Dengan adanya siklus ini, maka ketersediaan air yang ada di permukaan bumi dapat terus terjaga. (NTA)