Mengetahui Volume dan Kapasitas Paru-paru Manusia

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengukuran volume dan kapasitas paru-paru dapat menunjukkan seberapa besar pertukaran aliran udara dan fungsi paru-paru dapat bekerja secara optimal. Volume paru-paru dapat diartikan sebagai jumlah udara yang dapat ditampung saat proses pernapasan.
Volume paru-paru terdiri dari volume tidal, volume cadangan inspirasi, volume cadangan ekspirasi, dan volume residu. Sedangkan kapasitas paru-paru terdiri dari kapasitas vital, kapasitas inspirasi, kapasitas residual fungsional, dan kapasitas total paru.
Volume dan Kapasitas Paru-Paru Manusia
Volume udara paru-paru adalah udara yang dapat ditampung oleh organ paru-paru saat proses pernapasan berlangsung. Sedangkan kapasitas paru-paru merupakan penyatuan dua atau lebih dari jenis-jenis volume paru-paru.
Pada laki-laki normal memiliki kapasitas paru-paru 4-5 liter, dan pada perempuan normal kapasitas paru-paru 3-4 liter. Dalam buku Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan, Edisi ke-6, Tarwoto dan Wartonah (2023:29-30), penjelasan mengenai volume dan kapasitas paru-paru manusia adalah sebagai berikut.
1. Volume Paru-Paru
Pengukuran volume paru-paru menunjukkan jumlah udara dalam paru-paru selama berbagai sikuls pernapasan. Aliran udara yang masuk dan keluar paru-paru memberikan ukuran nyata volume paru-paru.
Volume udara yang masuk ke alveolus setiap menit disebut ventilasi alveolar dan besarnya dirumuskan:
Jumlah pernapasan per menit x (volume tidal - ruang mati)
Volume paru-paru terdiri atas berikut ini.
Volume tidal (VT): Volume udara yang masuk dan keluar saat sekali bernapas normal, besarnya sekitar 500 ml atau 5-10 ml/KgBB.
Volume cadangan inspirasi (VCI): Jumlah udara yang dapat dihirup sekuat-kuatnya setelah inspirasi normal, jumlahnya sekitar 3.000 ml.
Volume cadangan ekspirasi (VCE): Jumlah udara yang dapat dikeluarkan sekuat-kuatnya setelah ekspirasi normal, besarnya sekitar 1.100 ml.
Volume residu (VR): Volume udara yang masih dapat tersisa setelah ekspirasi kuat, besarnya sekitar 1.200 ml.
2. Kapasitas Paru-paru
Pengukuran kapasitas paru-paru merupakan kombinasi volume-volume paru-paru yang terdiri atas kapasitas inspirasi, kapasitas residual fungsioanl, kapasitas vital, dan kapasitas total paru-paru. Adapun penjelasannya, yaitu:
Kapasitas vital (KV): Total jumlah udara maksimum yang dapat dikeluarkan dengan kuat setelah inspirasi maksimum. Jumlahnya penambahan volume tidal (VT), volume cadangan inspirasi (VCI) dan volume cadangan ekspirasi (VCE).
Sehingga didapatkan kapasitas vital (KV)= 500 ml+ 3.000 ml +1.1oo ml= 4.600 ml
Kapasitas inspirasi (KI): Total jumlah volume tidal (VT) dan volume cadangan inspirasi (VCI), jumlahnya skekitar 3.500 ml.
Kapasitas residual fungsional (KRF): Jumlah udara sisa setelah ekspirasi normal, besarnya jumlah volume residual (VR) dengan volume cadangan ekspirasi (VCE) sekitar 2.300 ml.
Kapasitas total paru-paru (KTP): Jumlah total udara yang dapat ditampung dalam paru-paru. Besarnya sama dengan kapasitas vital (KV) ditambah dengan volume residual (VR) sekitar 5.800ml
Baca juga: Proses Pertukaran Gas di Paru-Paru pada Sistem Pernapasan Manusia
Demikian penjelasan mengenai volume dan kapasitas paru-paru pada manusia. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan pembaca. (MRZ)
