Konten dari Pengguna

Menilik Apa Saja yang Harus Ada dalam Materi Bacaan Cerita Bergambar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa saja yang harus ada dalam materi bacaan cerita bergambar. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa saja yang harus ada dalam materi bacaan cerita bergambar. Sumber: pexels.com

Membaca buku cerita bergambar selalu menjadi kegiatan menyenangkan bagi si kecil. Namun, dari sisi bahasa dan sastra, penting bagi seseorang untuk mengetahui apa saja yang harus ada dalam materi bacaan cerita bergambar.

Cerita bergambar merupakan salah satu karya sastra yang familier bagi banyak orang. Hal inilah yang membuat orang-orang tertarik untuk mencari tahu lebih banyak tentang karya sastra ini, termasuk dari segi unsurnya.

Apa Saja yang Harus Ada dalam Materi Bacaan Cerita Bergambar? Ini Penjelasan Selengkapnya

Ilustrasi apa saja yang harus ada dalam materi bacaan cerita bergambar. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Kajian Penerapan Linguistik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, Ahmad Saepudin, Ai Resty Nurhaliza, dkk (2023:198), pengertian cerita bergambar adalah perpaduan gambar dan teks yang berbaur menjadi satu kesatuan serta mengandung keindahan dan cerita yang bermakna.

Selain itu, sering kali cerita bergambar ini juga disebut dengan komik. Namun, pada dasarnya, komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak dan disusun sedemikian rupa, sehingga membentuk jalinan cerita.

Lantas, yang menjadi pertanyaan adalah apa saja yang harus ada dalam materi bacaan cerita bergambar? Berikut adalah daftarnya yang perlu diketahui.

  1. Memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik seperti karya sastra pada umumnya.

  2. Gambar menunjukkan peristiwa dalam sebuah cerita.

  3. Teks dialog atau narasi bisa dengan mudah dipahami oleh pembaca.

  4. Komposisi gambar lebih banyak dibandingkan dengan tulisannya.

  5. Cerita ditulis dengan menggunakan bahasa percakapan sehari-hari.

  6. Mempunyai balon kata yang berfungsi untuk menunjukkan dialog.

Selain itu, beberapa fungsi cerita bergambar yang tak kalah penting untuk dipahami adalah sebagai berikut.

  • Menggiring pembaca agar lebih terbawa perasaan hingga larut dalam cerita yang dibacanya.

  • Memudahkan pembaca dalam memahami satu cerita tertentu.

  • Meningkatkan nilai estetika dengan ditampilkan gambar-gambar pada cerita.

  • Cerita cenderung lebih ringkas, tetapi tidak menghilangkan pesan yang ingin disampaikan.

Jadi, itu dia informasi singkat mengenai apa yang harus ada dalam materi bacaan cerita bergambar menurut karya sastra. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan juga menambah wawasan pembaca mengenai karya sastra cerita bergambar.

Baca Juga: Apa Saja Karya Sastra yang Dapat Dibentuk dari Cerpen?