Menilik Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Pelanggaran HAM

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada berbagai faktor internal dan eksternal penyebab pelanggaran HAM. Umumnya, pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) yang terjadi merupakan gabungan dari beberapa faktor sekaligus. Baik dari sisi internal dan eksternal.
Pelanggaran HAM adalah tindakan melanggar hak-hak dasar yang melekat pada setiap individu sebagai manusia. Pelanggaran HAM bisa terjadi baik oleh pemerintah maupun oleh individu atau kelompok.
Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Pelanggaran HAM
Hak Asasi Manusia meliputi hak-hak yang dianggap inheren dan tak terpisahkan dari setiap individu. Hal yang tidak tercampur dengan berbagai bentuk diskriminasi, seperti hak hidup, kebebasan, martabat, dan keadilan.
Berdasarkan buku Pelanggaran HAM dalam Hukum Keadaan Darurat di Indonesia, Binsar Gultom, 2013, terdapat beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab terjadinya pelanggaran HAM, baik internal maupun eksternal.
Berikut adalah penjelasan berbagai faktor internal dan eksternal penyebab pelanggaran HAM.
1. Faktor Internal
Sikap egois pelaku pelanggar HAM dapat menjadi pemicu kasus pelanggaran. Pelaku cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi, yang dapat mengarah pada tindakan yang melanggar HAM.
Rendahnya tingkat kesadaran akan HAM juga dapat memicu pelanggaran. Beberapa orang mungkin menganggap pelanggaran HAM sebagai hal yang wajar demi mencapai kepentingan pribadi.
Kondisi psikologis pelaku pelanggar HAM, seperti kesehatan mental yang tidak stabil atau adanya trauma, dapat meningkatkan risiko terjadinya pelanggaran HAM.
Sikap intoleransi dalam masyarakat dapat memicu pelanggaran HAM berupa diskriminasi terhadap kelompok suku, ras, atau agama tertentu.
Kurangnya empati dari pelanggar HAM juga menjadi faktor internal yang dapat menyebabkan pelanggaran HAM.
2. Faktor Eksternal
Penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak pemerintah atau penguasa dapat menjadi penyebab pelanggaran HAM. Kasus ini biasanya melibatkan pejabat yang menggunakan kekuasaannya.
Sistem hukum yang lemah dan tidak efektif. Kurangnya penegakan hukum terhadap pelanggar HAM dapat memberikan celah bagi terjadinya pelanggaran HAM.
Kesenjangan politik dan sosial yang tinggi dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang salah dan kurang perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
Masalah ekonomi, terutama tingginya kesenjangan ekonomi, dapat mendorong pelanggaran HAM. Seperti perampokan, perampasan, dan pencurian sebagai upaya kelompok atau individu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.
Kurangnya sosialisasi akan pentingnya penegakan dan perlindungan HAM dapat menyebabkan tingginya tingkat ketidaktahuan terhadap nilai-nilai HAM, yang pada akhirnya dapat memicu terjadinya pelanggaran HAM.
Baca Juga: Apa Itu Hakikat Hak Asasi Manusia? Ini Penjelasannya
Itu tadi beberapa faktor internal dan eksternal penyebab pelanggaran HAM. Perlindungan dan penghormatan terhadap HAM sudah menjadi prinsip dasar masyarakat internasional. Berbagai instrumen hukum dan lembaga dibentuk untuk melindungi HAM sedunia. (DNR)
