Mikroprosesor: Pengertian, Fungsi dan Bagian-bagiannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikroprosesor adalah bagian terpenting dari komputer. Jika penasaran bagaimana cara kerja komputer maka harus mencari tahu tentang mikroprosesor lebih dahulu.
Mikroprosesor merupakan masalah teknik sehingga tak semua pengguna tertarik untuk mempelajari bagian dalam komputer ini. Namun informasinya akan berguna jika terjadi masalah pada komputer dan teknisi berusaha menjelaskan letak masalahnya.
Mikroprosesor adalah Otak dari Komputer
Mikroprosesor diperkenalkan pada tahun 1970-an dan telah mengalami banyak perkembangan, terutama menyangkut kecepatan dan efisiensi. Mikroprosesor berbentuk chip dari plastik atau keramik.
Sedangkan pengertian mikroprosesor adalah sirkuit terpadu yang mampu melakukan berbagai instruksi dari perangkat lunak. Karena itu, mikroprosesor disebut sebagai otak komputer. Mikroprosesor merupakan salah satu pelopor keberadaan personal computer.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang mikroprosesor, berikut ini adalah fungsi dan bagian-bagian mikroprosesor yang dikutip dari Pengantar Sistem Digital, Ricky Firmansyah dan Kawan-kawan (2024:50).
1. Fungsi Mikroprosesor
Fungsi mikroprosesor cukup banyak, antara lain sebagai berikut.
Mengelola data, seperti penjumlahan, pengurangan, perbandingan dan sebagainya.
Menyimpan data sementara agar operasi yang sedang berlangsung memiliki akses yang cepat dan efisien.
Mengontrol input dan output (I/O) agar data diproses dengan benar.
Mengeksekusi program dengan cara melakukan pengambilan, dekode, dan eksekusi secara berurutan untuk menjalan perintah atau program.
Mengelola memori dengan menentukan letak penyimpanannya.
Mendukung multitasking karena memiliki kemampuan menjalankan beberapa program secara bersamaan.
2. Bagian-bagian Mikroprosesor
Mikroprosesor adalah CPU (Central Processing Unit) yang terintegrasi ke dalam chip. Sedangkan bagian-bagian utama mikroprosesor adalah:
ALU (Arithmetic Logic Unit). yang melakukan operasi aritmetika (penjumlahan, pengurangan dan sebagainya) dan logika (AND, OR dan sebagainya).
Register, sebagai tempat penyimpanan sementara untuk operand dan hasil operasi ALU. Contoh register adalah general purpose register dan special purpose register.
Unit kontrol, yang memastikan bahwa semua bagian mikroprosesor bekerja secara sinkron dan dalam urutan yang benar.
Datapath, yaitu jaringan yang menghubungkan ALU, register dan unit kontrol.
Cache, yang berfungsi untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk mengakses data dengan menyimpan salinan dari memori utama yang sering digunakan.
Mikroprosesor adalah bagian utama yang membuat komputer bekerja. Jika teknisi mengatakan CPU bermasalah maka itu artinya teknisi butuh waktu lebih lama untuk mengetahui sumber masalahnya dan memperbaikinya. (lus)
Baca juga: 5 Fungsi Motherboard pada Komputer
