Modalitas Etika: Pengertian dan Unsur-unsurnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Etika menjadi suatu keharusan yang dimiliki oleh manusia. Baik ketika bekerja, berbisnis, bahkan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Dalam etika, terdapat modalitas etika yang harus dipahami dan dipelajari. Yang dimaksud dengan modalitas etika adalah aturan yang menjembatani antara norma dan tindakan.
Norma dan tindakan bisa memengaruhi seseorang. Maka dari itu, diperlukan hal-hal lain yang menjembatani antara norma dan tindakan atau disebut sebagai modalitas etika.
Pengertian Modalitas Etika beserta Unsurnya
Etika mempunyai arti nilai dan norma yang mengatur perilaku manusia di publik agar bisa diterima oleh masyarakat, bangsa, dan negara. Etika ini bisa ditemukan dengan mudah karena terbentuk secara alami melalui perbuatan, perilaku dan tingkah laku seseorang.
Dalam kaitannya dengan pelayanan publik, etika publik merupakan refleksi tentang standar atau norma yang menentukan baik atau buruk, salah atau benar.
Untuk menegakkan etika publik ada tiga dimensi yang perlu dipahami salah satunya adalah dimensi modalitas.
Dalam membangun sebuah integritas publik pejabat dan politisi harus disertai dengan perbaikan sistem akuntabilitas serta transparansi yang didukung oleh modalitas etika publik.
Mengutip laman website milik repositori.kemdikbud.go.id, yang dimaksud dengan modalitas etika adalah menjembatani antara norma moral dan tindakan faktual.
Modalitas etika publik ini tentang bagaimana bisa bertindak baik atau berperilaku sesuai dengan standar etika, cara etika bisa berfungsi atau bekerja hingga struktur apa yang bisa mengorganisir tindakan supaya sesuai etika.
Agar semua hal tersebut bisa terwujud, ada unsur-unsur modalitas dalam etika publik yang mesti dipahami. Berikut ulasannya.
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas berarti pemerintah harus bisa bertanggung jawab secara moral, hukum dan politik atas kebijakan dan tindakannya kepada rakyat.
2. Transparansi
Transparansi di sini dipahami bahwa pemerinta bisa mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan dengan memberikan informasi relevan pada pihak luar dan dipublikasikan.
Dalam pengambilan keputusan publik, keterlibatan civil society menjadi semakin besar dengan hadirnya kemajuan teknologi. Hal ini bisa dilihat dari modernisasi pelayanan publik seperti mengembangkan e-Governance.
Itu dia yang dimaksud dengan modalitas etika adalah aturan yang menjembatani antara norma dan tindakan. Semoga informasi ini bermanfaat.
(LFP)
Baca Juga: 3 Manfaat Etika Bisnis bagi Perusahaan beserta Contohnya
