Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Negara Mesir Memiliki Iklim Apa? Ini Penjelasannya
12 Juli 2024 18:46 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Negara Mesir memiliki iklim yang berbeda dengan negara-negara pada umumnya. Di negara tersebut tidak ada musim salju dan hampir selalu berhawa panas sepanjang hari.
ADVERTISEMENT
Karen iklim Mesir yang berbeda tersebut, penampakan alamnya pun menjadi unik. Salah satu kenampakan alam Mesir yang khas dan tidak semua negara memilikinya adalah gurun.
Negara Mesir Memiliki Iklim Apa?
Mengutip dari buku Modul Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) pada Masa Pandemi COVID-19 untuk SMP Kelas IX oleh Tenia Kurniawati, M.Pd, dkk. (2020:92), negara Mesir memiliki iklim subtropis dan gurun. Hanya ada dua musim utama di mesir yaitu musim panas yang sangat panas dan musim dingin yang ringan.
Di Mesir tidak seperti Indonesia yang memiliki musim hujan maupun seperti di Eropa yang memiliki musim salju. Negara ini memiliki suhu yang konstan dan tidak berbeda jauh antara musim satu dengan musim lainnya.
ADVERTISEMENT
Mesir akan memasuki musim panas mulai Mei hingga Oktober. Untuk musim dinginnya akan terjadi mulai November sampai April. Suhu pada setiap bagian Mesir akan mengalami perbedaan berdasarkan wilayahnya.
Wilayah negara ini dibagi menjadi 2 yaitu wilayah pantai Laut Mediterania dan daerah pedalaman Mesir. Wilayah pedalaman cenderung lebih dingin dibandingkan kawasan pantai Mediterania.
Saat musim panas, kawasan pantai Mediterania akan bersuhu 40–43°C. Sedangkan pada malam hari, suhunya bisa turun drastis yaitu sekitar 7°C.
Meskipun hanya punya musim panas dan musim dingin ringan, Mesir juga sesekali dituruni oleh hujan. Curah hujan akan sangat dipengaruhi dari letak wilayahnya juga, wilayah utara yang dekat dengan Laut Mediterania punya curah hujan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan kawasan Mesir tengah dan selatan.
ADVERTISEMENT
Iklim panas gurun yang dimiliki oleh negara ini membuat adanya fenomena angin panas yang umum terjadi pada bulan Maret hingga Mei. Angin ini disebut angin Sirocco dan Khasim yang arah hembusan angin panas ini dari selatan dan barat daya ke arah utara dan timur laut.
Pada siang hari, ketika terjadi fenomena angin panas, kondisi Mesir akan lebih berdebu karena angin melewati daerah gurun pasir. Suhu angin yang bertiup di gurun ini dapat mencapai 45° C.
Dari penjelasan di atas, terlihat bahwa negara Mesir memiliki iklim yang unik. Di sana tidak mengalami musim hujan dan salju, sepanjang tahun suhunya hampir selalu panas. (IMA)
ADVERTISEMENT