Konten dari Pengguna

Pemanfaatan Kritik Seni Musik dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemanfaatan kritik seni musik. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Stefany Andrade
zoom-in-whitePerbesar
Pemanfaatan kritik seni musik. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Stefany Andrade

Ada berbagai pemanfaatan kritik seni musik dan jenisnya yang perlu diketahui. Kritik musik merupakan upaya untuk menghubungkan pencipta musik, penyaji musik serta pendengarnya.

Pemanfaatan kritik musik berfungsi sebagai bentuk pengenalan akan sebuah karya musik serta memperluas wawasan masyarakat. Kritik tidak selamanya bernada negatif tapi dari hal ini bisa membentuk sebuah karya seni yang lebih baik lagi.

Jenis- Jenis Pemanfaatan Kritik Seni Musik

Pemanfaatan kritik seni musik. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Paulette Wooten

Dikutip dari buku Pembudayaan Literasi Seni, Mansurdin (2020: 27), seni musik memiliki fungsi mengembangkan kepekaan rasa dan meningkatkan kreativitas. Selain itu, seni musik juga berfungsi menumbuhkan estetis dalam berkesenian.

Kritik musik berfungsi sebagai bentuk evaluasi terhadap pencipta musik serta penyajinya. Kritik musik dapat membantu mengembangkan kualitas sebuah karya musik.

Berikut jenis-jenis pemanfaatan kritik seni musik yang perlu diketahui masyarakat.

1. Kritik Pedagogi

Kritik pedagogi biasanya dilakukan oleh pengajar (guru atau dosen) dalam sebuah lembaga pendidikan. Kritik ini bertujuan untuk mengembangkan bakat yang dimiliki peserta didik.

Dalam penyampaiannya, kritik pedagogi disampaikan secara lebih mendalam. Karena disesuaikan dengan tujuan utama dari jenis kritik musik ini.

Biasanya kritik pedagogi dilakukan dalam sebuah kegiatan pembelajaran. Contohnya pengajar memberi kritik dan saran kepada muridnya terkait musik yang dibawakan atau lain sebagainya.

2. Kritik Ilmiah atau Akademis

Kritik ilmiah juga bisa disebut sebagai kritik akademis. Kritik ini dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai data yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis serta estetis.

Secara garis besar, kritik ilmiah hampir sama dengan penelitian atau pengkajian sebuah objek, hanya saja kritik ini berfokus pada sebuah karya musik.

Dalam penerapannya, kritik ilmiah bisa dilakukan dengan mengkaji secara mendalam dan sistematis. Selain itu juga dilakukan analisis atau membandingkan sebuah karya musik.

3. Kritik Populer

Jenis kritik musik ini biasanya dilakukan secara terus menerus, baik secara langsung ataupun tidak. Dalam melakukannya, seorang penulis tidak memerlukan keahlian kritis.

Kritik populer bukan didasarkan pada ketepatan atau tidaknya sebuah kritik ataupun evaluasi. Namun, lebih ditekankan pada kesetiaan pada sebuah gaya musik yang ditekuni.

Contoh kritik populer yang paling mudah ditemui adalah kritik musik dalam sebuah ajang pencarian bakat menyanyi. Dalam acara tersebut, juri akan terus melakukan kritik terhadap penampilan penyanyi yang biasanya disampaikan secara langsung.

Baca juga: Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Kritik Musik yang Perlu Diketahui

Itulah pemanfaatan kritik seni musik dan jenisnya yang perlu diketahui masyarakat. Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan para pembaca. (Msr)