Pembentukan Bayangan pada Cermin Datar dalam Ilmu Fisika

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembentukan bayangan pada cermin datar dipelajari dalam ilmu Fisika pada materi tentang pemantulan. Dari materi ini dapat diketahui bagaimana seseorang dapat melihat dirinya sendiri ketika menghadap cermin datar.
Cermin ada bermacam-macam. Cermin datar merupakan jenis yang paling banyak digunakan dalam keseharian. Mempelajari cara kerja cermin datar merupakan pengetahuan yang menarik.
Pembentukan Bayangan pada Cermin Datar
Pada dasarnya, semua permukaan mampu memantulkan cahaya yang mengenainya. Dikutip dari Mudah dan Aktif Belajar Fisika untuk Kelas X, Dudi Indrajit (2007:112), cermin adalah permukaan yang mampu memantulkan lebih dari 95% cahaya yang mengenainya.
Untuk mengetahui bagaimana pembentukan bayangan pada cermin datar, ada 3 hal yang perlu diketahui, yaitu hukum pemantulan, proses pembentukan bayangan, dan sifat bayangannya. Berikut penjelasannya.
1. Hukum Pemantulan pada Cermin Datar
Dalam ilmu fisika, jika proses pemantulan dilakukan dengan baik maka berlaku proses pemantulan. Bunyi hukum pemantulan pada cermin adalah:
Sudut datang sama dengan sudut pantulnya.
Sinar datang, garis normal dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar.
2. Proses Pembentukan Bayangan di Cermin Datar
Dari hukum pemantulan di atas, maka proses pembentukan bayangan yang terjadi pada cermin datar dapat dijelaskan sebagai berikut:
Sinar datang SP₁ (sinar 1) jatuh pada cermin datar dengan sudut datang Ѳ₁, setelah itu sinar tersebut dipantulkan.
Sinar datang SP₂ (sinar 2) jatuh pada cermin datar dengan sudut datang Ѳ₂, setelah itu sinar tersebut dipantulkan.
Perpanjangan sinar pantul 1 dan sinar pantul 2 di belakang cermin akan berpotongan di suatu titik.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada proses pembentukan bayangan di atas, yaitu:
Proses tersebut juga berlaku untuk pembentukan bayangan 2 dimensi dan 3 dimensi.
Hukum pemantulan berlaku pada setiap proses pembentukan bayangan.
Pada benda yang bukan merupakan titik atau garis, ukuran benda sama dengan ukuran bayangan.
Benda dan bayangan berbeda arah kanan dan kiri, yang disebut dengan pembalikan sisi atau lateral inversion.
3. Sifat Bayangan pada Cermin Datar
Dari proses pembentukan bayangan di atas dapat diperoleh kesimpulan bahwa sifat bayangan pada cermin datar adalah sebagai berikut:
Sifat bayangan pada cermin datar adalah maya.
Ukuran bayangan sama dengan ukuran benda.
Bayangan yang terbentuk pada cermin datar adalah tegak.
Jarak antara benda dengan cermin sama dengan jarak bayangan dengan cermin.
Baca juga: Cara Menentukan Posisi Benda pada Cermin Cekung
Teori tentang pembentukan bayangan pada cermin datar terlihat panjang. Namun teori tersebut mudah dibuktikan dengan percobaan atau peragaan. (lus)
