Pendaftaran Tamtama TNI AD Gelombang 2: Jadwal dan Syaratnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Putra bangsa sedang menunggu dibukanya pendaftaran tamtama TNI AD gelombang 2. Pada gelombang 2 tersebut, para putra bangsa lulusan SMA bisa mendaftarkan diri.
Pendaftarannya dapat dilakukan secara online melalui situs resmi milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Pendaftarannya tidak dipungut biaya dan bisa diikuti oleh seluruh putra bangsa yang memenuhi syarat.
Jadwal Pendaftaran Tamtama TNI AD Gelombang 2 beserta Syaratnya
Mengutip dari situs ad.rekrutmen-tni.mil.id, pendaftaran tamtama TNI AD gelombang 2 akan segera dibuka.
Jadwal pendaftarannya akan berlangsung mulai 15 Maret sampai 13 Juli 2025. Pada durasi waktu tersebut, pendaftar dapat melakukan pendaftaran secara online.
Kemudian pada tanggal 1 hingga 18 Juli 2025 akan dilakukan daftar ulang di wilayah militer masing-masing daerah. Setelah itu, para pendaftar wajib melakukan uji tingkat administrasi, kesehatan, jasmani dan pendataan Litpers pada 4 Juli–1 Agustus 2025.
Selanjutnya tanggal 2–24 Agustus 2025 dilaksanakan uji tingkat Sub Panpus. Bagi pendaftar yang lolos, tanggal 27 Agustus 2025 sudah bisa mengikuti pembukaan Dikmata PK TNI AD Gelombang II.
Adapun persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pendaftar sebelum mendaftarkan diri adalah sebagai berikut.
Pria.
Pendaftar merupakan siswa SMA lulusan tahun 2020 hingga 2025.
Untuk lulusan tahun 2020 wajib lulus dengan nilai rata-rata rapor bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan matematika minimal 68.
Bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2021 dan 2022 mempunyai nilai rata-rata rapor bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan matematika minimal 70.
Bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2023, 2024 dan 2025 mempunyai nilai rata-rata rapor bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan matematika minimal 75.
Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pendidikan dimulai.
Merupakan warga Indonesia asli.
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menganut agama yang diakui Indonesia.
Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Sehat secara jasmani dan rohani.
Tidak berkacamata.
Tidak mempunyai catatan kriminalitas secara tertulis oleh Polri.
Tidak sedang kehilangan hak sebagai prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
Bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri/PNS TNI.
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga dua tahun setelah Dikma.
Mempunyai tinggi badan minimal 160 cm dengan berat badan seimbang.
Bersedia menjalani ikatan dinas minimal selama 10 tahun.
Bersedia membayar 10 kali lipat biaya pendidikan jika menolak dan mengundurkan diri pada saat pendidikan atau pengangkatan prajurit.
Siap ditempatkan di seluruh cabang TNI AD yang ada di seluruh wilayah Indonesia.
Mengikuti pemeriksaan dan pengujian yang diselenggarakan panitia.
Persyaratan Tambahan
Tidak bertato/bekas tato dan bertindik/bekas tindik kecuali dikarenakan ketentuan adat dibuktikan surat keterangan dari ketua adat.
Orang tua/wali menandatangani surat persetujuan.
Bagi lulusan sekolah luar negeri harus mempunyai ijazah dan transkrip nilai yang sudah disetarakan oleh Kemendikdasmen.
Bersedia mematuhi bebas KKN dan jika terbukti melanggar hukum bersedia tidak lulus atau dikeluarkan dari Dikma.
Bagi calon Tamtama yang punya prestasi nasional juara 1–3 bisa menggunakan sertifikat/piagam/surat keterangan sebagai nilai tambah.
Wajib memiliki kartu BPJS.
Calon pendaftar dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti pendaftaran tamtama TNI AD gelombang 2 yang akan dibuka pada pertengahan bulan Maret. Pastikan untuk memenuhi semua persyaratan yang telah diberikan. (IMA)
Baca juga: Perbedaan Taruna dan Bintara dalam Jenjang Pendidikan TNI dan Polri
