Konten dari Pengguna

Penerapan Tekanan Hidrostatis pada Proses Pembuatan Bendungan beserta Sifatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan. Sumber foto: Pixabay.com

Penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan merupakan suatu tekanan yang diakibatkan oleh gaya yang ada pada zat cair terhadap luas bendungan dengan kedalaman tertentu.

Penerapan tekanan tersebut adalah salah satu contoh yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Tekanan ini meningkat sebanding dengan kedalaman benda dari permukaan karena meningkatnya berat cairan.

Penerapan Tekanan Hidrostatis pada Proses Pembuatan Bendungan

Ilustrasi penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku IPA Fisika Gasing, Prof. Yohanes Surya, Ph.D (2008: 37), tekanan hidrostatis merupakan suatu tekanan yang dihasilkan oleh zat cair. Tekanan ini biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contohnya adalah pada proses pembuatan bendungan. Penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan terletak pada bagian bawah yang dibuat semakin tebal guna menahan tekanan zat cair yang semakin ke bawah semakin besar.

Bendungan merupakan suatu bangunan yang dipergunakan untuk meninggikan muka air di sungai sampai ketinggian yang diperlukan agar air dapat mengalir ke saluran irigasi dan petak sawah.

Bendungan digunakan sebagai penahan aliran air sungai sehingga membentuk suatu waduk dengan cadangan air.

Sifat-sifat Tekanan Hidrostatis

Ilustrasi penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan. Sumber foto: Pixabay.com

Tekanan hidrostatis merupakan suatu tekanan yang berasal dari zat cair yang bergerak ke seluruh arah pada suatu benda. Tekanan tersebut dapat terjadi karena adanya gaya gravitasi.

Gaya gravitasi menjadi penyebab berat partikel air untuk menekan partikel yang ada di bawahnya. Hasil dari tekanan tersebut yaitu berupa partikel-partikel yang berada di bawah dan akan saling berlawanan hingga ke dasar air.

Hal ini dapat mengakibatkan tekanan yang berada di bawah memiliki kekuatan yang lebih besar apabila dibandingkan dengan tekanan yang berada di atas.

Adapun sifat-sifat dari tekanan hidrostatis adalah sebagai berikut:

  1. Tekanan hidrostatis bergantung pada kedalaman cairan.

  2. Tekanan zat cair yang bergerak ke segala arah besarnya sama.

  3. Pada Tingkat kedalaman yang sama, jumlah tekanannya juga bernilai sama.

  4. Hidrostatis memiliki ketergantungan yang besar pada gravitasi.

  5. Tekanan hidrostatis tidak bergantung pada bentuk tempat.

  6. Tekanan hidrostatis dapat bergantung menyesuaikan pada massa jenis zat cair.

Baca juga: 5 Contoh Tekanan Hidrostatis beserta Rumusnya

Penerapan tekanan hidrostatis pada proses pembuatan bendungan sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dikarenakan dapat membantu melancarkan segala bentuk aktifitas kehidupan terutama pertanian. (MAE)