Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.97.0
Konten dari Pengguna
Pengaruh Kalor pada Pemuaian Wujud Benda
6 Maret 2024 10:03 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Ilustrasi pengaruh kalor pada pemuaian. Sumber: Pexels/Mikhail Nilov](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1634025439/01hr8eqwc5kcrgarxx40t6cxkq.jpg)
ADVERTISEMENT
Pada materi Fisika dijelaskan bahwa pengaruh kalor pada pemuaian berkaitan dengan perubahan zat yang terjadi. Umumnya, benda akan mengalami perubahan panjang, lebar, hingga volume.
ADVERTISEMENT
Sifat energi panas atau kalor yang dapat membuat benda memuai tersebut, dapat dibuktikan dengan beberapa peristiwa di sekitar. Pembahasan ini menarik untuk dipelajari dengan mengamati.
Pengaruh Kalor pada Pemuaian Benda
Adapun berikut beberapa pengaruh kalor pada pemuaian wujud benda yang penting diketahui.
1. Pemuaian Zat Padat
Jika zat pada menerima kalor, maka partikel-partikelnya membutuhkan ruangan antar partikel yang lebih besar. Sehingga benda tersebut akan bertambah panjang, luas, dan volumenya.
Pemuaian panjang yang terjadi dapat dialami oleh rel kereta api yang berbahan besi. Oleh sebab itu rel dipasang dengan celah untuk memberi tempat memuai pada siang hari apabila terkena energi panas, sehingga rel tidak akan melengkung.
ADVERTISEMENT
2. Pemuaian Zat Gas
Pengaruh kalor pada pemuaian juga dialami oleh balon yang diisi oleh gas yang dapat tiba-tiba meletus jika kondisi siang hari atau terkena panas .
Peristiwa ini menunjukkan bahwa gas yang ada di dalam balon ikut bertambah volumenya atau memuai dan mendesak balon sehingga balon meletus tiba-tiba. Sama halnya seperti ban kendaraan yang tidak bisa diisi penuh karena dikhawatirkan akan meletus jika memuai.
3. Pemuaian Zat Cair
Pemuaian zat cair dari pengaruh kalor meliputi pertambahan muai ruang dan volume saja, bukan muai luas atau panjang. Jadi, semakin tinggi suhu yang diberikan pada zat cair, semakin besar pula muai volumenya.
Contoh pemuaian zat cair dapat dilhat pada air raksa atau alkohol pada termometer yang memuai karena perubahan suhu.
ADVERTISEMENT
Pengaruh kalor pada pemuaian akan menyebabkan pertambahan volume, panjang, dan luas pada benda tersebut. Jadi peristiwa tersebut membuktikan bahwa energi kalor memberi perubahan pada sebuah benda atau zat. (DVA)