Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi beserta Contohnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi disebabkan karena banyaknya partikel yang saling bertumbukan. Berdasarkan teori tumbukan, semakin tinggi konsentrasi, maka semakin besar kemungkinan tumbukan antar partikel, sehingga semakin tinggi pula laju reaksinya.
Konsentrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi laju reaksi suatu zat. Peristiwa ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dalam melarutkan garam atau gula dibutuhkan jumlah air yang lebih banyak agar larut lebih cepat.
Pengaruh Konsentrasi terhadap Laju Reaksi
Dikutip dalam buku Bongkar Pola Soal UNBK SMA/MA IPA 2020, Eli Trisnowati, P.Pd dan Smart Teachers Team (2019:470), laju reaksi dapat dinyatakan sebagai berkurangnya jumlah (konsentrasi) pereaksi per satuan waktu atau bertambahnya jumlah (konsentrasi) hasil reaksi persatuan waktu.
Laju reaksi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya, yaitu konsentrasi. Konsentrasi adalah ukuran yang menggambarkan banyaknya zat di dalam suatu campuran yang dibagi dengan volume total dari campuran tersebut.
Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi, yaitu semakin besar nilai konsentrasi, maka laju reaksi akan semakin cepat. Karena zat yang konsentrasinya besar memiliki partikel yang lebih banyak, sehingga partikelnya tersusun lebih rapat dibanding zat konsentrasi rendah.
Susunan partikel tersebut akan memengaruhi tumbukan yang terjadi antar partikel. Partikel yang susunannya lebih rapat akan sering bertumbukan dibanding dengan partikel yang susunannya renggang, sehingga kemungkinan terjadinya laju reaksi makin besar.
Contoh Laju Reaksi yang Dipengaruhi oleh Konsentrasi
Contoh laju reaksi yang dipengaruhi oleh konsentrai dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya, yaitu:
Untuk melarutkan garam ataupun gula dalam air, maka dibutuhkan jumlah air yang lebih banyak supaya kedua zat tersebut (garam atau gula) dapat larut lebih cepat.
Semakin besar konsentrasi aktivator kalium hidroksida (KOH) dapat dimanfaatkan dalam proses penjernihan air gambut, yaitu dengan menurunkan kadar logam besi (Fe) pada air gambut.
Konsentrasi gula larutan molase kadar etanol semakin meningkat pada konsentrasi gula larutan molase 12%, 14%, 16%, dan 18% namun semakin menurun pada konsentrasi 19% dan 20%.
Kenaikan konsentrasi minyak atsiri berpengaruh terhadap sifat fisik dan daya hambat sediaan salep dengan basis larut air dipertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Konsentrasi penyiraman air limbah tempe memberikan pengaruh terhadap parameter tinggi tanaman tomat, berat kering total, umur pembungaan, kadar nitrogen tanah, pembentukan buah, persentase bunga menjadi buah, dan berat buah.
Baca juga: 4 Faktor-faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi beserta Penjelasannya
Dengan mengetahui pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi beserta contohnya dalam kehidupan sehari-sehari. Semoga ulasan tersebut dapat menambah wawasan pembaca. (MRZ)
