Pengertian Add On dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap browser atau peramban web dapat menambah atau memperluas fiturnya dengan add-on. Add-on adalah suatu fitur tambahan yang biasa juga disebut sebagai ekstensi.
Fitur apa yang ditambahkan, bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Misalnya, ada add-on yang berfungsi untuk memblokir iklan, mengunduh video, memperbaiki ejaan, dan lain sebagainya.
Pengertian Add-on
Jika diterjemahkan dari Kamus Cambridge, add-on adalah suatu perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer untuk memberikan penggunaan ekstra.
Dari pengertian tersebut, terdapat dua pengertian add-on.
Add-on yang merupakan ekstensi perangkat lunak, yaitu program atau skrip perangkat lunak pihak ketiga yang ditambahkan ke suatu program untuk memberikan fitur dan kemampuan tambahan. Misalnya, Adobe Flash, yang memungkinkan pengguna menonton video atau bermain game dalam browser Internet.
Saat mengacu pada perangkat keras, add-on adalah komponen apa pun yang berguna untuk meningkatkan kemampuan atau kinerja komputer. Misalnya, RAM tambahan, VGA, hard disk, semuanya dapat dianggap sebagai add-on.
Meski begitu, istilah add-on memang lebih sering digunakan untuk menggambarkan sebuah fitur yang berhubungan dengan perangkat lunak.
Contoh Add-on Populer
Fungsi add-on adalah untuk memperluas atau memodifikasi fungsi sebuah web.
Ada beberapa contoh add-on yang sering digunakan, berikut penjelasannya.
1. AdBlock
Adblock adalah suatu fitur yang digunakan untuk memblokir iklan. Adblock sangat populer di browser web seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox.
Baca juga: 7 Jenis-Jenis Web Browser dan Manfaatnya dalam Dunia Digital
Fungsi dari AdBlock adalah untuk menghindari munculnya iklan dalam berbagai format, seperti spanduk, pop-up, juga video, sehingga pengguna merasa lebih nyaman karena tidak adanya iklan yang mengganggu.
Dengan memblokir iklan, kecepatan penelusuran juga akan meningkat.
2. Video DownloadHelper
Video DownloadHelper adalah suatu fitur yang digunakan untuk mengunduh video dari berbagai situs web seperti Youtube, Dailymotion, dan Facebook.
Add-on ini terintegrasi ke dalam browser dan muncul sebagai ikon yang diaktifkan saat video diputar di halaman web.
3. Ghostery
Ghostery adalah suatu fitur tambahan yang digunakan untuk melindungi privasi penggunanya. Add-on ini dapat memblokir website tracker, mencegah pemuatan cookie, dan melindungi informasi pengguna.
4. Grammarly
Grammarly adalah add-on produktivitas yang dapat membantu memperbaiki dan meningkatkan tata bahasa dan ejaan dalam dokumen dan email.
Add-on ini diintegrasikan ke dalam program seperti Microsoft Word, Gmail dan Outlook, dan berfungsi sebagai real time checker yang dapat menemukan kesalahan dan memberi alternatif ejaan yang benar.
Grammarly tersedia dalam berbagai bahasa.
5. Buffer
Buffer adalah media social assistant yang dapat digunakan untuk menjadwalkan dan menerrbitkan konten di berbagai platform, seperti Twitter, Facebook, dan Instagram.
Add-on ini terintegrasi ke dalam browser dan menampilkan tombol yang ketika diklik, akan memunculkan panel kontrol untuk menambahkan posting, menyesuaikan waktu dan teks, dan mengirimkannya ke beberapa akun sekaligus.
Add-on adalah fitur tambahan yang memiliki fungsinya masing-masing. Karena fungsinya yang dapat membantu dan meningkatkan kenyamanan penggunanya, beberapa add-on menetapkan tarif yang harus dibayarkan sebelum digunakan. (ARN)
