Pengertian Amitosis dalam Reproduksi Sel

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reproduksi sel adalah proses biologis yang penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan organisme hidup. Ada beberapa mekanisme reproduksi sel, salah satunya adalah Amitosis. Amitosis adalah reproduksi sel yang di mana sel membelah akan diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel.
Menurut buku Modul Pembelajaran Biologi, Joni Ali, M. Hidayat, Miskadi, Muhamad Suhardi, Randi Pratama Murtikusuma (2023:241), pembelahan cara Amitosis ini banyak dijumpai pada sel–sel yang bersifat prokariotik. Misalnya, pada bakteri dan ganggang biru.
Amitosis adalah Pembelahan Secara Langsung
Reproduksi sel adalah proses yang terjadi dalam semua bentuk kehidupan dan yang menjamin keabadian keberadaannya, serta pertumbuhan, penggantian jaringan, dan reproduksi pada makhluk multiseluler.
Reproduksi sel memiliki tujuan meningkatkan jumlah sel yang ada dalam suatu organisme. Dalam kasus organisme bersel tunggal, reproduksi sel membuat organisme yang sama sekali baru.
Amitosis adalah pembelahan secara langsung disebut juga dengan pembelahan biner. Pada proses pembelahan sel secara langsung tidak terjadi fase-fase pembelahan, sehingga setiap sel akan langsung membelah menjadi 2 sel anak.
Pembelahan secara langsung ini dapat terjadi pada bakteri maupun berbagai organisme uniseluller lainnya, contohnya amoeba. Setiap terjadi pembelahan biner, satu sel akan membelah menjadi dua sel yang identik.
Pembelahan biner dimulai dengan pembelahan inti sel menjadi dua, kemudian diikuti pembelahan sitoplasma. Akhirnya, sel terbelah menjadi dua sel anakan.
Mekanisme Pembelahan Amitosis
Pembelahan biner pada organisme prokariotik terjadi pada bakteri. DNA bakteri terdapat pada daerah yang disebut nukleoid. DNA pada bakteri relatif lebih kecil dibandingkan dengan DNA pada sel eukariotik.
DNA ini juga berbentuk tunggal, panjang, dan sirkuler sehingga tidak perlu dikemas menjadi kromosom sebelum pembelahan.
Selain pada bakteri, pembelahan biner juga dijumpai pada organisme eukariot, yaitu pada Protozoa. Pada beberapa protozoa, benang-benang spindle terdapat di dalam inti, tidak dijumpai adanya sentriol.
Pembelahan Amitosis dijumpai juga pada Protozoa, seperti Euglena sp (Flagellata), Paramaecium sp (Ciliata), dan Arcella sp (Sarcodina).
Berikut adalah mekanisme pembelahan Amitosis.
Kromosom bakteri menempel pada membran plasma.
Kromosom berduplikasi (mengganda).
Protein FtsZ atau filamenting temperature sensitive mutan Z, berpindah ke bagian tengah sel dan membentuk cincin.
Membran plasma melekuk ke dalam membagi sel menjadi dua bagian.
Terbentuk dinding sel baru di antara sel-sel anak sehingga dihasilkan dua sel anak yang sifatnya sama dengan sel induknya.
Baca juga: 4 Dampak Bioteknologi Terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui
Amitosis adalah proses reproduksi sel yang lebih sederhana daripada mitosis dan memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perbaikan sel pada organisme uniseluler.
Adapun amitosis merupakan salah satu contoh kehebatan mikrobiologi yang terjadi di tingkat sel dan memungkinkan organisme untuk berkembang biak dan mempertahankan keberlanjutan hidup. (VAN)
