Pengertian Biodegradable beserta Contoh yang Ada di Lingkungan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian biodegradable adalah proses di mana bahan organik diuraikan oleh enzim yang dihasilkan oleh organisme hidup. Biodegradable merujuk pada kemampuan suatu bahan untuk terurai atau diuraikan secara alami oleh mikroorganisme.
Mikroorganismenya meliputi bakteri atau jamur. Bahan tersebut diuraikan menjadi substansi yang lebih sederhana dan tidak merugikan lingkungan. Proses biodegradasi ini membantu mengurangi dampak limbah dan polusi.
Pengertian Biodegradable dan Contohnya
Dikutip dari situs resmi DISLHK Badung (https://dislhk.badungkab.go.id), biodegradable adalah sampah yang dapat diuraikan secara sempurna. Penguraian ini melalui proses biologi baik aerob atau anaerob.
Mulai dari sampah dapur, sisa-sisa hewan, sampah pertanian dan perkebunan. Penting untuk diingat bahwa biodegradable tidak selalu berarti bahwa suatu bahan akan terurai dengan cepat.
Waktu yang diperlukan untuk biodegradasi dapat bervariasi tergantung pada jenis bahan, kondisi lingkungan, dan keberadaan mikroorganisme yang diperlukan untuk proses tersebut.
Berikut contoh bahan biodegradable yang umumnya ditemui di lingkungan.
Kertas dan Karton: Bahan ini berasal dari serat tumbuhan dan dapat diurai secara alami oleh mikroorganisme.
Kayu: Kayu yang tidak diolah secara kimia dapat menjadi bahan biodegradable karena terbuat dari serat tumbuhan.
Serat Alam: Bahan seperti kapas, rami, atau serat kelapa adalah contoh serat alam yang mudah terurai oleh mikroorganisme.
Makanan Organik: Sisa-sisa makanan, seperti sayuran, buah-buahan, dan sisa makanan organik lainnya, dapat diurai oleh bakteri dan menjadi pupuk alami.
Kulit Buah dan Sayur: Kulit buah dan sayur biasanya mudah terurai dan dapat menjadi sumber nutrisi bagi tanah.
Serat dan Kain Alam: Bahan seperti kapas dan linen adalah contoh serat alam yang dapat diurai secara alami.
Pulp dan Bambu: Pulp yang digunakan dalam pembuatan kertas, serta bambu, adalah bahan biodegradable karena berasal dari sumber tumbuhan.
Minyak Nabati: Beberapa jenis minyak nabati, seperti minyak biji matahari atau minyak kelapa, dapat diurai oleh bakteri dalam tanah.
Polimer Biodegradable: Ada polimer (plastik) yang dirancang khusus untuk dapat diurai secara alami, seperti polimer yang terbuat dari pati tanaman.
Bahan-Bahan Organik Lainnya: Beberapa bahan organik lainnya, seperti rami, jerami, atau serat tanaman lainnya, juga dapat dianggap sebagai bahan biodegradable.
Baca juga: Pengertian Larutan Isotonis dan Pengaruhnya terhadap Tubuh Manusia
Biodegradable adalah proses di mana bahan organik diuraikan oleh enzim yang dihasilkan oleh organisme hidup. Karena bahan biodegradable lebih ramah lingkungan, maka penting untuk mempertimbangkan dan mengelola limbah dengan bijak. (Msr)
