Konten dari Pengguna

Pengertian Cetak Offset beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian cetak offset. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian cetak offset. Sumber: www.unsplash.com

Pengertian cetak offset adalah teknik percetakan dengan menggunakan gambar kemudian ditransfer ke plat offset yang berupa lembaran karet. Cetak offset tergolong diminati banyak orang karena hasil cetaknya sangat memuaskan

Mengutip buku Menjadi Seorang Desainer yang Mengerti Media Cetak, Eko Budi Susanto (2015:4), definisi cetak offset lainnya sering kali disebut dengan chemical printing technique atau teknik cetak kimia. Hal ini karena dalam prosesnya cetak offset memanfaatkan sifat tolak menolak antara air dan minyak.

Pengertian Cetak Offset

Ilustrasi pengertian cetak offset. Sumber: www.unsplash.com

Dalam proses cetak offset, proses percetakan dilakukan dengan kombinasi proses litografi yang didasarkan dengan sifat air dan minyak yang tidak akan bisa tercampur.

Cetak offset memiliki konsistensi yang baik untuk mencetak dalam jumlah besar karena teknik ini tergolong ekonomis dan berkualitas tinggi.

Prosesnya dimulai dari sebuah gambar bertinta yang menempel pada master atau plat dan ditransfer ke lembaran karet (blanket), lalu kembali ditransfer ke permukaan bahan yang dicetak. Bahan cetak tersebut umumnya berupa kertas atau plastik.

Sebetulnya, cetak offset merupakan teknologi yang hadir sejak lama atau termasuk dalam kategori cetak konvensional mengingat masih membutuhkan tahapan yang cukup panjang dalam prosesnya.

Dengan kata lain, di zaman sekarang jika membutuhkan cetakan dengan jumlah sedikit maka digital printing merupakan solusinya. Namun, jika membutuhkan cetakan dengan kuantiti besar, maka cetak offset masih menjadi pilihan tepat.

Baca juga: 7 Contoh Produk Grafika yang Mudah Dibuat

Kelebihan dan Kekurangan Cetak Offset

Ilustrasi pengertian cetak offset. Sumber: www.unsplash.com

Tentunya perlu tahu lebih jelas apa saja kelebihan dan kekurangan dari cetak offset ini. Berikut penjelasannya.

1. Kelebihan Cetak Offset

  1. Dapat Mencetak dalam Jumlah Banyak

    Karena bisa mencetak dalam jumlah besar bahkan sampai dengan ribuan lembar, tentu saja sangat menguntungkan bagi yang membutuhkan cetak media promosi sehingga juga dapat mencetak banyak dengan biaya yang lebih hemat.

  2. Dapat Mencetak di Kertas Bertekstur Kasar

    Proses cetak offset dapat menggunakan jenis kertas dengan tekstur kasar dan tebal bahkan sampai 330 gsm. Bahkan cetak offset juga dapat digunakan untuk mencetak kertas dengan ukuran yang lebih besar sampai dengan ukuran A1 dan A0.

  3. Ukuran Kertas Tidak Terbatas

    Cetak offset sangat diminati oleh banyak orang karena dapat mencetak berbagai desain sesuai dengan ukuran yang diinginkan, tinggal memilih dan menyesuaikan dengan ukuran kertas yang di butuhkan saja.

2. Kekurangan Cetak Offset

  1. Biaya Satu Plat yang Tinggi

    Teknik cetak offset membutuhkan plat, proses ini memakan biaya yang cukup besar dalam menggunakan plat. Biaya yang dikeluarkan jadi tinggi, karena biaya satu plat biasanya hanya untuk satu file saja.

  2. Waktu Produksi Lebih Lama

    Cetak offset kurang tepat untuk hasil yang membutuhkan waktu yang singkat. Hal ini karena dalam prosesnya cetak offset membutuhkan waktu lama untuk mengatur plat dan mesin cetak terlebih dahulu.

  3. Perlu Tenaga Ahli

    Cetak offset tentu tidak bisa dipraktikan oleh sembarangan orang, karena prosesnya yang cukup rumit dan memakan waktu. Sehingga teknik ini memerlukan tenaga ahli pada bidang grafika.

    Secara konvensional, cetak offset cocok digunakan untuk mencetak majalah dan buku, serta masih tetap menjadi salah satu metode percetakan yang paling populer dan andal dalam industri.

Pengertian cetak offset menunjukkan kelebihan proses cetak ini menjami hasil dengan kualitas tinggi, ekonomis untuk volume besar, dan fleksibilitas untuk media cetak.

Itu sebabnya, proses cetak ini masih sering digunakan oleh perusahaan percetakan dan industri yang membutuhkan reproduksi berkualitas tinggi dalam jumlah besar. (VAN)