Konten dari Pengguna

Pengertian, Ciri, dan Contoh Majas Hiperbola

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Majas Hiperbola. Sumber: Unsplash/Tim Mossholder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Majas Hiperbola. Sumber: Unsplash/Tim Mossholder

Contoh majas hiperbola bisa dipelajari agar bisa benar-benar memahami majas ini. Majas adalah gaya bahasa yang dipelajari pada pelajaran bahasa Indonesia. Majas kerap digunakan dalam keseharian, tetapi orang yang menggunakannya belum tentu memahami majas.

Terdapat beberapa jenis majas, salah satunya adalah majas hiperbola. Agar bisa membedakan dengan jenis majas lain, ciri-ciri majas hiperbola juga harus dipelajari.

Pengertian dan Contoh Majas Hiperbola

Ilustrasi Contoh Majas Hiperbola. Sumber: Unsplash/Trent Erwin

Apa yang disebut dengan majas hiperbola? Sebelum membahas majas hiperbola, pahami dulu apa itu majas. Dikutip dari Ultralengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia, Sholikhati (2019:101), majas merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara imajinatif dan kias.

Tujuan penggunaan majas adalah supaya pembaca bisa mendapat efek tertentu dari majas tersebut yang cenderung ke arah emosional. Majas dibagi menjadi beberapa turunan seperti majas perbandingan, pertentangan, sindiran, dan penegasan.

Majas pertentangan adalah gaya bahasa yang menjelaskan suatu maksud dengan menggunakan kalimat yang berlawanan dengan makna sebenarnya. Majas ini dibagi lagi menjadi beberapa macam. Salah satunya adalah majas hiperbola.

Pengertian majas hiperbola adalah gaya bahasa yang mengandung pernyataan dengan melebih-lebihkan suatu hal dan melampaui kenyataan yang ada. Berikut adalah beberapa contoh majas hiperbola.

  1. Air matanya mengalir deras ketika beradu pandang dengan Ayah kandung yang telah sepuluh tahun meninggalkannya.

  2. Tugas rumah ini benar-benar membuatku harus memeras otak.

  3. Suara penyanyi itu membuat seluruh penonton konser terhipnotis untuk mendengarkannya hingga selesai.

  4. Bapak Kepala Sekolah membacakan pidato dengan berapi-api.

  5. Ayah bekerja membanting tulang agar bisa memberikan yang terbaik untuk keluarganya.

  6. Sampo itu membuat rambut penggunanya menjadi sehalus sutra.

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

Ilustrasi Contoh Majas Hiperbola. Sumber: Unsplash/David Iskander

Karena ada beberapa jenis majas, ciri-ciri setiap majas harus diketahui. Dengan begitu, akan mudah membedakan jenis majas. Berikut adalah ciri-ciri majas hiperbola.

1. Melebih-Lebihkan

Ciri majas hiperbola yang mudah dikenali adalah gaya bahasa ini kerap melebih-lebihkan sesuatu sehingga tampak lebih besar, hebat, dan dramatis dari kenyataannya.

2. Tidak Masuk Akal

Gaya bahasa satu ini juga menggunakan pilihan kata yang tidak masuk akal.

3. Dramatis

Ciri selanjutnya adalah gaya bahasa ini terkesan dramatis. Kejadian yang biasa saja bisa terdengar seperti kejadian yang luar biasa.

Baca juga: Mengenal 5 Jenis Majas Beserta Contohnya

Pembahasan materi tentang pengertian, ciri, dan contoh majas hiperbola tersebut bisa dipelajari. Dengan begitu, kemampuan berbahasa Indonesia akan semakin meningkat. (KRIS)