Konten dari Pengguna

Pengertian dan Ciri-ciri Tangga Nada Slendro dan Pelog dalam Seni Musik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog. Sumber: pexels.com/Pixabay

Tangga nada berkaitan dengan musik yang diciptakan oleh musisi. Contoh tangga nada yang biasa digunakan dalam lagu adalah slendro dan pelog. Ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog bisa dilihat dari jumlah nada per oktaf.

Membuat lagu tidak bisa sembarangan karena perlu memerhatikan beberapa unsur seperti tangga nada. Dalam sebuah musik, fungsi tangga nada adalah sebagai instrumen yang dapat membuat lagu terdengar indah dan menyenangkan.

Pengertian Tangga Nada Slendro dan Pelog

Ilustrasi ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog. Sumber: pexels.com/Jens Mahnke

Pengertian tangga nada adalah susunan nada yang bertingkat-tingkat tingginya. Di antara semua nada tersebut memiliki jarak tertentu yang memunginkan adanya variasi nada. Jarak tersebut bisa 1/2, 1, 1 ½, dan 2.

Contohnya adalah do re mi fa sol la si do yang merupakan satu urutan nada yang disuarakan dengan lebih tinggi di setiap nada berikutnya. Dalam tangga nada terdapat dua jenis pembagian salah satunya adalah pentatonis.

Mengutip dari buku Ayo Bermain! Buku Pedoman Game Based Learning Tema 5 “Ekosistem” (Untuk Guru Kelas V SD/MI), Ika Febriana Wati, Yuniawatika, dan Sri Murdiyah, (2022:22), tangga nada pentatonis memiliki lima nada pokok.

Pembagian nada pentatonis berdasarkan pilihan nada yang didengar beserta jarak antar nada tersebut. Berdasarkan nadanya terdapat dua jenis tangga nada pentatonis yaitu slendro dan pelog.

Tangga nada slendro adalah tangga nada yang memiliki bunyi seperti do re mi sol la do atau 1 – 2 - 3 – 5 – 6 – 1. Sedangkan tangga nada pelog adalah tangga nada yang memiliki bunyi seperti do mi fa sol la si do atau 1 – 3 – 4 – 5 – 7 – 1.

Ciri-ciri Tangga Nada Slendro dan Pelog beserta Contoh Lagu

Ilustrasi ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog. Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan tangga nada slendro dan pelog, berikutnya adalah ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog beserta contoh lagunya sebagai berikut.

1. Ciri-ciri Tangga Nada Pelog

  • Memiliki 7 nada dalam oktaf.

  • Memiliki perbedaan interval yang terbilang besar.

  • Kesan lagu yang ditampilkan penuh hormat dan tenang.

  • Digunakan sebagai iringan tari

  • Contoh lagunya adalah gundul-gundul pacul.

2. Ciri-ciri Tangga Nada Slendro

  • Memiliki 5 nada dalam oktaf.

  • Perbedaan interval terbilang kecil.

  • Kesan lagu yang ditampilkan semangat, gembira, dan lincah.

  • Digunakan untuk pertunjukkan wayang.

  • Contoh lagunya adalah cublak-cublak suweng.

Baca Juga: Unsur-unsur Seni Musik dan Fungsinya

Mempelajari ciri-ciri tangga nada slendro dan pelog dalam seni musik adalah tugas seorang musisi jika ingin menghasilkan lagu yang indah. Dengan menggunakan tangga nada yang tepat, maka lagu tersebut akan menjadi karya luar biasa. (GTA)