Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh-contoh dari Konsolidasi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konsolidasi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konsolidasi. Foto: Pexels

Konsolidasi sangat erat terjadi pada suatu perusahaan. Tentunya bagi seseorang yang bekerja dalam bidang akuntansi maupun bisnis, tidak asing dengan istilah konsolidasi. Adapun secara umum konsolidasi adalah peleburan atau penyatuan.

Istilah ini erat digunakan untuk menggambarkan pembubaran atau pembentukan baru suatu korporasi. Pada sisi akuntansi, konsolidasi adalah penggabungan laporan keuangan mulai dari aset, kewajiban, ekuitas hingga operasional dalam sebuah perusahaan.

Pengertian Konsolidasi dalam Perusahaan

Ilustrasi konsolidasi. Foto: Pexels

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) menyebutkan jika konsolidasi adalah meleburnya dua perusahaan atau lebih yang dijadikan satu perusahaan sehingga memiliki visi dan tujuan yang sama. Istilah ini sangat sering digunakan dalam berbagai bidang.

Mengutip dari buku Merger, Konsolidasi, Akuisisi, & Pemisahan Perusahaan Cara Cerdas Mengembangkan & Memajukan Perusahaan oleh Iswi Hariyani, SH, MH (2011:20), menyebutkan jika konsolidasi perusahaan adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh dua perseroan terbatas atau lebih untuk meleburkan diri dengan cara mendorong perseroan terbatas baru yang karena hukum memperoleh aktiva dan pasiva dari perseroan terbatas yang meleburkan diri dan status badan hukum perseroan terbatas yang meleburkan diri berakhir karena hukum.

Contoh Konsolidasi

Ilustrasi konsolidasi. Foto: Pexels

Dikutip dari buku Merger, Konsolidasi, Akuisisi, & Pemisahan Perusahaan Cara Cerdas Mengembangkan & Memajukan Perusahaan oleh Iswi Hariyani, SH, MH (2011:21), ada beberapa contoh konsolidasi perusahaan yang terjadi di Indonesia, sebagai berikut.

  1. Terjadinya konsolidasi dengan membentuk Bank Mandiri yang berasal dari peleburan empat bank BUMN yang sedang sekarat karena krisi ekonomi moneter pada tahun 1997/1998, yaitu Bank BDN, Bank Bumi Daya, Bank Ekspor Impor, dan Bank Bapindo. Hal itu dilakukan agar menyelamatkan bank dari risiko kebangkrutan.

  2. Konsolidasi yang terjadi antara PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nas Re), PT Reinsurance Internasional Indonesia (Reindo), PT Asuransi Pendapatan Indonesia (Reugu), dan PT Indonesia Reasuransi Airlines (Marein) menjadi satu dengan nama perusahaannya yaitu Indonesia Profesional Reasurer (IPR).

  3. Konsolidasi yang terjadi antara PT Indosat, PT Satelindo, PT Bimagraha, dan PT IM3 menjadi satu dengan nama perusahaannya adalah PT Indosat.

  4. Konsolidasi yang terjadi pada PT Bakrie Telecom dengan PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI)

Baca juga: Contoh Perseroan Terbatas di Indonesia dan Profil Singkatnya

Demikianlah ulasan mengenai konsolidasi dan contoh-contohnya yang terjadi di perusahaan Indonesia. Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat. (NTA)