Pengertian dan Contoh Kalimat Tanda Hubung dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat tanda hubung perlu diketahui untuk mengetahui penggunaan tanda hubung yang benar. Selain itu, penting juga untuk mengetahui pengertian dan macam-macam penggunaan tanda hubung.
Tanda hubung yang dilambangkan dengan (-) merupakan tanda yang digunakan untuk menghubungkan unsur kata yang terpisah. Meskipun sering digunakan, masih banyak yang belum mengerti bagaimana penggunaan tanda hubung yang benar.
Contoh Kalimat Tanda Hubung
Menurut buku Evaluasi Pembelajaran dan Sastra Indonesia, Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Miftakhul Huda, S.Pd., M.Pd (2022: 22), penggunaan beserta contoh kalimat tanda hubung adalah sebagai berikut.
Tanda hubung dipakai untuk menandai bagian kata yang terpenggal oleh pergantian baris. Contoh:
Kemarin Budi dan Rizal pergi untuk me-
nonton pertandingan sepakbola.
Reni dan Riri pergi ke toko aksesori untuk mem-
beli kado untuk adik Riri.
Tanda hubung dipakai untuk menyambung unsur kata ulang. Contoh:
Ibu-ibu berkumpul di posyandu untuk mendengarkan penyuluhan mengenai gizi untuk balita.
Murid-murid SD Mentari berkumpul di lapangan sekolah sebelum berangkat study tour.
Tanda hubung dipakai untuk menyambung tanggal, bulan, dan tahun yang dinyatakan dengan angka atau menyambung huruf dalam kata yang dieja satu-satu. Contoh:
Dimas lahir pada tanggal 04-09-2003 di Jakarta.
Adik Budi mengeja bakwan dengan b-a-k-w-a-n.
Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian kata atau ungkapan. Contoh:
Meng-urus. Dewi meng-urus kucing yang dititipkan Joni.
Tanda hubung yang dipakai untuk merangkai. Fungsi merangkai dapat digunakan dengan beberapa syarat.
Kata hubung yang digunakan pada kata yang diawali dengan huruf kapital: Adik memenangkan lomba menggambar se-Jawa Barat.
Penulisan huruf dan angka: Ulang tahun Dewi yang ke-21 dirayakan bersama keluarga di sebuah restoran.
Penulisan angka dan '-an': Gaya berpakaian itu sempat menjadi tren pada era 1990-an.
Kata atau imbuhan yang mempunyai unsur singkatan dengan huruf kapital: Tiket habis terjual sebelum hari-H acara pentas seni sekolah.
Digunakan pada kata ganti Tuhan: Karena rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul pada kesempatan ini.
Penulisan huruf dan angka: Reni akan melanjutkan studi di jenjang S-1 jurusan akuntansi.
Menghubungkan dengan kata ganti: Adik pergi ke kecamatan untuk mengurus KTP-nya yang hilang.
Tanda hubung digunakan untuk merangkai unsur bahasa Indonesia dengan bahasa asing atau bahasa daerah. Contoh:
Adik meng-install aplikasi baru di laptopnya.
Tanda hubung untuk menandai bentuk terikat yang menjadi objek bahasan. Contoh:
Kata pasca- berasal dari Bahasa Sansekerta.
Tanda hubung digunakan untuk menandai dua unsur yang merupakan satu kesatuan. Contoh:
Kakak sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
Demikian penjelasan mengenai pengertian dan contoh kalimat tanda hubung dalam Bahasa Indonesia untuk diperhatikan penggunaannya dalam penulisan. Semoga bermanfaat. (IND)
Baca juga: 7 Contoh Penggunaan Tanda Koma dalam Kalimat
