Pengertian dan Contoh Kerjasama Ekonomi Multilateral

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa macam bentuk kerjasama internasional, antara lain kerjasama bilateral, multilateral, juga regional. Kerjasama tersebut terjalin di berbagai bidang, dari ekonomi sampai bidang keamanan. OPEC adalah salah satu contoh kerjasama ekonomi multilateral.
Dalam kerjasama multilateral, tidak ada batasan geografis atau persyaratan khusus yang mengatur negara-negara mana saja yang bisa bergabung sebagai anggota dalam kerjasama tersebut.
Pengertian Kerjasama Ekonomi Multilateral
Pengertian kerjasama ekonomi multilateral menurut buku Seri Panduan Belajar dan Evaluasi Ekonomi untuk SMP/MTs Kelas IX, Luvy Sofiah, Yudhistira, Romadhon Ardiansyah, (halaman 42), adalah bentuk kerjasama yang terjadi antara dua negara atau lebih yang tidak dibatasi oleh wilayah atau kawasan tertentu dan bersifat internasional.
Kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kerjasama ekonomi multilateral, meliputi perdagangan internasional, pertukaran sarana dan prasarana produksi, hingga utang piutang.
Tujuan dari kerjasama ekonomi multilateral ini, di antaranya:
Membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan dan kelaparan
Membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan dalam bidang ekonomi
Memperlancar hubungan ekonomi, dalam bentuk pertukaran hasil produksi dan faktor-faktor produksi, serta memperlancar sistem pembayaran antar negara
Menciptakan kerjasama secara timbal balik antarnegara melalui perjanjian ataupun badan/organisasi internasional
Memajukan perdagangan
Mempercepat pertumbuhan ekonomi
Meningkatkan kestabilan dalam bidang ekonomi politik sosial budaya pertahanan dan keamanan
Memelihara ketertiban dan perdamaian dunia
Mempererat tali persahabatan antarbangsa di dunia
Contoh Kerjasama Ekonomi Multilateral
Berikut ini beberapa contoh kerjasama ekonomi multilateral beserta pengertiannya.
1. OPEC
OPEC adalah singkatan dari Organization of the Petroleum Exporting Country, yaitu organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara pengekspor minyak bumi.
Organisasi ini bertujuan untuk melakukan kerjasama dalam negosiasi terkait produksi, harga dan hak konsesi minyak bumi antara negara anggota dan perusahaan minyak.
Melalui kerjasama multilateral ini negara anggota dapat mengendalikan harga minyak mentah di pasar dunia.
2. IMF
IMF merupakan kependekan dari International Monetary Fund. Organisasi ini didirikan pada tahun 1944 dalam konferensi Bretton Woods.
Tujuan IMF adalah untuk mengawasi sistem keuangan global, menggalang kerjasama ekonomi antarnegara, serta memberikan dukungan finansial dalam situasi-situasi krisis ekonomi.
3. WTO
WTO atau World Trade Organization adalah organisasi yang mengatur perdagangan internasional.
Bagi negara berkembang, WTO memiliki beberapa fungsi, seperti:
Sebagai perangkat ketentuan (aturan) multilateral yang mengatur tindak-tanduk perdagangan.
Sebagai suatu forum (wadah) perundingan perdagangan.
Sebagai suatu pengadilan internasional.
Baca juga: Rumus Anuitas dan Pengertiannya dalam Ilmu Ekonomi
Itulah beberapa contoh kerjasama ekonomi multilateral beserta penjelasannya. Semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan. (ARN)
