Pengertian dan Contoh Pendidikan Formal di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di Indonesia terdapat jenjang pendidikan formal dan non formal yang merupakan fasilitas pendidikan untuk pelajar. Contoh pendidikan formal adalah TK, SD, SMP, SMA, dan universitas. Sedangkan jenjang pendidikan non formal yaitu lembaga kursus.
Lembaga pendidikan sendiri merupakan tempat berlangsungnya proses belajar dan mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuannya adalah untuk membekali seseorang ilmu pengetahuan dan budi pekerti.
Pengertian Pendidikan Formal
Mengutip dari laman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, fkip.umsu.ac.id, bahwa pengertian pendidikan formal adalah jalur pendidikan berjenjang, mulai dari sekolah sampai universitas.
Dalam pendidikan formal, pelajar akan melalui proses pembelajaran sistematis dan mengikuti kurikulum yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang sangat penting bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Memang ada pendidikan non formal dan informal yang turut mendukung pendidikan negara, hanya saja peran pendidikan formal tidak bisa dikesampingkan. Ada beberapa hal penting dalam jenjang pendidikan formal yaitu sebagai berikut.
Pendidikan formal dilakukan di instansi pendidikan seperti sekolah dan universitas yang memiliki fasilitas pendukung aktivitas belajar
Terdiri dari beberapa jenjang, seperti TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.
Pihak instansi pendidikan perlu mengikuti kurikulum pembelajaran yang ditentukan negara
Contoh Pendidikan Formal
Berdasarkan penjelasan di atas bahwa jenjang pendidikan formal adalah jenjang pendidikan terstruktur sesuai dengan usia pelajar. Berikut ini contoh pendidikan formal yang ada di Indonesia.
1. Taman Kanak-Kanak (TK)
Taman Kanak-Kanak adalah jenjang pendidikan untuk anak usia dini sebelum masuk ke pendidikan sekolah dasar. Pada jenjang pendidikan ini, anak-anak akan melakukan aktivitas belajar sambil bermain.
Oleh karena itu, di lembaga pendidikan TK terdapat tempat bermain untuk mengasah kemampuan kognitif, motorik, dan sosial anak.
2. Sekolah Dasar (SD)
Setelah lulus dari TK, anak-anak akan meneruskan pendidikan ke jenjang SD selama 6 tahun. Pada saat ini, siswa mulai diajarkan materi-materi, seperti Bahasa Indonesia, matematika, ilmu pengetahuan alam, dan sebagainya.
3. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Siswa yang sudah menghabiskan waktu 6 tahun belajar bisa meneruskan pendidikan ke SMP selama 3 tahun. Mata pelajaran yang diajarkan lebih mendalam dan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan sosial serta akademik siswa.
4. Sekolah Menengah Atas (SMA)
Berikutnya adalah jenjang SMA yang juga ditempuh selama 3 tahun. Pada masa ini, siswa sudah berada di fase remaja akhir menuju dewasa awal. Selama 3 tahun, siswa akan mempersiapkan diri untuk masuk perguruan tinggi yang dipilih.
5. Perguruan Tinggi
Pada jenjang perguruan tinggi, mahasiswa tidak lagi mempelajari semua mata pelajaran seperti di sekolah dulu. Mahasiswa hanya akan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan jurusan yang dipilih.
Baca Juga: Syarat LPDP untuk Beasiswa dan Cara Daftarnya
Contoh pendidikan formal yang ada di Indonesia di atas sangat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Bagi mahasiswa yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, pemerintah sudah mengadakan bantuan pendidikan. (GTA)
