Pengertian Data Nominal beserta Ciri dan Contohnya dalam Statistika

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Data nominal adalah data statistik kualitatif yang memberi label pada variabel tanpa memberikan nilai numerik, contohnya huruf, simbol, kata, dan lain sebagainya. Sehingga label tidak melambangkan kedudukan atau tingkatan namun hanya sebagai label atau kode saja.
Umumnya data nominal dapat diandalkan karena diambil langsung dari survei atau metode pengumpulan lainnya dan kemudian segera dimasukkan ke dalam kategori. Ciri khas dari data ini salah satunya kategori data bersifat deskriptif murni.
Pengertian Data Nominal
Dalam statistik data merupakan sekumpulan angka atau bukan angka yang memiliki arti dan dapat memberikan informasi. Data dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya data nominal.
Dikutip dalam buku Teori Dan Aplikasi Artificial Intelligence Studi Kasus Menggunakan Pemrograman Web oleh Noviyanti. P, Fra Siskus Dian Arianto dan Listra Firgia (2022:6) data nominal adalah data yang berisi informasi yang dikelompokan ke dalam kategori tertentu dengan disimbolkan atau diberi label, namun simbol atau label tersebut tidak menunjukkan kedudukan atau kepangkatan suatu objek.
Simbol atau label yang diberikan peneliti untuk pengelompokan jenis data ini sifatnya hanya sebagai kategori. Lebih jelasnya, apabila simbol atau label ditukar, tidak menjadi masalah karena tidak ada kedudukan lebih tinggi dan lebih rendah terhadap data tersebut.
Ciri dan Contoh Data Nominal
Setelah mengetahui pengertian data nominal di atas, simak ciri-ciri utama data nominal dan contohnya agar lebih memahami materi ini.
1. Ciri Data Nominal
Data nominal bersifat kategoris. Kategori-kategorinya saling eksklusif tanpa ada tumpang tindih.
Kategori data nominal bersifat deskriptif murni, yaitu tidak memiliki nilai kuantitatif atau numerik apa pun. Data nominal tidak pernah dapat diukur.
Data nominal tidak dapat dimasukkan ke dalam urutan atau hierarki tertentu. Tak satu pun dari kategori-kategori tersebut dapat lebih besar atau bernilai lebih dari satu sama lain.
Rata-rata data nominal tidak dapat dihitung meskipun data disusun berdasarkan abjad.
Modusnya berupa jawaban paling umum yang menjadikan satu-satunya ukuran tendensi sentral untuk nominal data.
Dalam kebanyakan kasus, nominal data disusun berdasarkan abjad.
2. Contoh Data Nominal
Sebuah gedung bioskop, para penonton diberikan nomor kursi duduk yang berbeda agar tidak terjadi perebutan kursi.
Dalam salah satu pesantren antara santriwan dan santriwati asramanya dipisahkan dengan diberi simbol untuk santriwan A2 sedangkan untuk santriwati adalah B2.
Mengelompokan ekskul di suatu SMA dari bidang olahraga, data ekskul dikategorikan menjadi basket yang diwakili dengan huruf A, kemudian footsal diwakili dengan huruf B, dan bola voli diwakili oleh huruf C.
Pengelompokan rumah-rumah dalamsuatu perumahan missal dari sebelah utara komplek A, barat adalah komplek B, Selatan adalah C dan arah timur adalah komplek D.
Baca juga: Jenis-Jenis Data Statistik Berdasarkan Sifat dan Pengukuran dalam Penelitian
Dapat disimpulkan bahwa data nominal adalah jenis data yang digunakan untuk memberi label pada variabel tanpa memberikan nilai kuantitatif apa pun. Sehingga pada data ini tidak ada peringkat atau tingkat kedudukan. (MRZ)
