Konten dari Pengguna

Pengertian Efek Fotolistrik pada Fisika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Efek Fotolistrik. Sumber: Unsplash/Josh Riemer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Efek Fotolistrik. Sumber: Unsplash/Josh Riemer

Dalam dunia fisika, terdapat salah satu fenomena yang disebut dengan efek fotolistrik. Materi mengenai pengertian efek fotolistrik ini ada pada mata pelajaran fisika kelas XII.

Efek fotolistrik ini pertama kali ditemukan oleh Fisikawan Jerman, yaitu Heinrich Hertz yang selanjutnya dilengkapi oleh Lenard. Efek fotolistrik ini juga membuat Albert Einstein memenangkan nobel untuk pertama kalinya pada 1921.

Pengertian Efek Fotolistrik

Ilustrasi Pengertian Efek Fotolistrik. Sumber: Unsplash/Freactal Hassan

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai efek fotolistrik, akan lebih baik jika mengenal pengertian efek fotolistrik terlebih dahulu. Efek fotolistrik merupakan hasil eksperimen klasik yang menunjukkan sifat kuantisasi cahaya.

Mengutip dari buku Fisika Untuk SMA karya M. Achya Arifudin (2007:120) efek fotolistrik adalah peristiwa terlepasnya elektron dari permukaan logam karena ada foton yang mengenai logam tersebut ketika logam dikenai oleh cahaya.

Efek fotolistrik ini terjadi saat atom-atom pada logam menyerap radiasi foton dari gelombang elektromagnetik, sebagian elektron didalam atom akan terlepas. Semakin besar intensitas penyinarannya, semakin banyak elektron yang akan terlepas.

Faktor yang Memengaruhi Efek Fotolistrik

Ilustrasi Pengertian Efek Fotolistrik. Sumber: Unsplash/Lucas Santos

Terjadinya efek fotolistrik tentu karena ada beberapa faktor yang memengaruhinya. Faktor-faktor tersebut diantaranya,

1. Frekuensi Ambang

Frekuensi ambang adalah frekuensi minimum terlepasnya elektron dalam materinya. Jika cahaya yang dikenakan pada logam berada di bawah frekuensi ambang, maka tidak ada elektron yang dilepaskan. Frekuensi cahaya harus ada di atas frekuensi ambang, sehingga efek fotolistrik dapat terjadi.

2. Frekuensi Cahaya

Frekuensi menentukan energi kinetik foton. Makin besar frekuensinya, maka makin besar energi kinetik yang dimiliki foton.

3. Intensitas Cahaya

Intensitas cahaya mempengaruhi banyaknya elektron yang terlepas. Makin tinggi intensitas cahaya, semakin banyak elektron yang dilepas.

4. Amplitudo Cahaya

Cahaya dengan amplitudo lebih tinggi berarti lebih banyak foton yang mengenai permukaan logam.

Penerapan Efek Fotolistrik dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi Pengertian Efek Fotolistrik. Sumber: Unsplash/Anoushka Puri

Fenomena dari efek fotolistrik ini juga dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya pada peralatan elektronik yang sering ditemukan. Beberapa peralatan yang memanfaatkan efek fotolistrik adalah,

  • Kalkulator

  • Barcode

  • Lampu LED

Baca juga: Contoh Soal Efek Fotolistrik dan Pembahasannya

Itu dia pengertian efek fotolistrik pada Fisika beserta penerapan dan penjelasannya. Dengan memahami efek fotolistrik ini, diharapkan siswa dapat lebih mudah dalam melakukan eksperimen sains terkait efek fotolistrik. (BAI)