Pengertian Energi Nuklir dan Manfaatnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Energi nuklir adalah energi yang berasal dari reaksi antarpartikel di dalam nukleus atau inti atom. Energi nuklir diharapkan menjadi sumber energi yang lebih bersih. Namun hambatan utama pengembangannya adalah trauma.
Jika menyebut kata nuklir, masyarakat langsung menghubungkannya dengan Hiroshima dan Nagasaki, bahkan Chernobyl. Padahal senjata nuklir dan energi nuklir itu berbeda.
Pengertian Energi Nuklir
Tak kenal maka tak sayang. Peribahasa tersebut kurang sesuai untuk nuklir karena perkenalan pertama masyarakat dengan nuklir adalah dalam bentuk bom atom. Para ahli harus bekerja keras untuk menjelaskan manfaatnya.
Dikutip dari Ensiklopedia Bahan Bakar Nonminyak, Puja Laksana (2019:38), reaksi nuklir itu ada 2 macam, yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir.
Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi. Reaksi fusi dikenal dengan reaksi bersih. Unsur yang sering digunakan adalah litium dan hidrogen.
Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat bertubrukan dengan inti atom lainnya. Reaksi ini menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa kecil, serta radiasi elektromagnetik. Unsur yang sering digunakan adalah plutonium dan uranium.
Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. Sedangkan contoh reaksi fisi nuklir adalah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan oleh reaksi fisi nuklir dalam tingkat terkontrol yang dihasilkan oleh reaktor nuklir atau PLTN. Sedangkan senjata nuklir adalah energi yang dihasilkan oleh reaksi fisi nuklir dalam tingkat yang sangat cepat dan tak terkontrol.
Manfaat Energi Nuklir
Setelah memahami apa pengertian dari energi nuklir, berikut ini adalah manfaat energi nuklir yang perlu diketahui. Apa saja? Berikut penjelasannya.
Untuk bahan bakar nuklir yang dapat didaur ulang.
Menghasilkan energi listrik yang lebih bersih karena tanpa proses pembakaran fosil.
Sebagai cadangan energi selama ribuan tahun melalui reaktor fusi yang bahannya berlimpah.
Untuk menekan bakteri dalam bahan pangan agar tidak mudah membusuk melalui proses iradiasi.
Untuk menyelamatkan hasil panen pertanian dengan menekan laju pertunasan selama masa penyimpanan.
Untuk memproduksi polimer yang kuat dan tahan panas melalui proses polimerasi radiasi.
Untuk mendeteksi laju korosi mesin industri dan mutu bahan menggunakan teknik radiograf industri.
Untuk menjinakkan polutan dari pembakaran batubara melalui radiasi berkas elektron.
Untuk menghasilkan air bersih melalui desalinasi air laut menggunakan energi nuklir.
Baca juga: 5 Jenis Sumber Energi yang Bermanfaat bagi Kehidupan Manusia
Demikianlah pembahasan bahwa energi nuklir adalah energi yang dilepaskan dari inti atom. Energi apapun bisa bermanfaat atau menjadi bencana, tergantung dari niat manusia. (lus)
