Konten dari Pengguna

Pengertian Fabel, Tahapan Pembuatan, dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fabel adalah. Sumber: unsplash.com/ Shubham Dhage
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fabel adalah. Sumber: unsplash.com/ Shubham Dhage

Fabel adalah salah satu jenis cerita dengan tokoh berupa binatang yang bisa berbicara menyerupai manusia. Umumnya, fabel ditujukan untuk anak-anak dan dibacakan sebagai dongeng.

Meskipun demikian, fabel memberikan pelajaran yang penuh makna bagi pembacanya. Dari sifat binatang yang dijadikan tokoh dalam cerita, terdapat hikmah atau pelajaran hidup yang bisa dipetik.

Pengertian Fabel

Ilustrasi fabel adalah. Sumber: unsplash.com/Lalith sai Thomala

Menurut buku Fabel oleh Dra. Rosmawati Harahap, M.Pd., Ph.D. (2022:7), fabel adalah bentuk narasi, biasanya menampilkan cerita hewan yang berperilaku dan berbicara sebagai manusia, menyampaikan pelajaran moral dan sering kali dirumuskan secara eksplisit di bagian akhir.

Kata fabel berasal dari bahasa Latin fabula yang aslinya punya arti hampir sama dengan mitos dalam bahasa Yunani.

Baca juga: 10 Ciri-Ciri Fabel dan Strukturnya sebagai Karya Sastra

Pada teks cerita fabel sering sekali adanya penggunaan kata sandang si dan sang. Contohnya Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.

Tahap Pembuatan Fabel dan Contohnya

Ilustrasi fabel adalah. Sumber: unsplash.com/ Shubham Dhage

Tahap pembuatan fabel diawali dengan menentukan judul, tokoh, alur cerita, hikmah, setting dan konflik. Setelah itu, baru fabel bisa disusun sesuai dengan semua poin yang telah disebutkan itu.

Contoh pembuatan fabel adalah dengan menuliskan poin-poin yang akan menjadi outline ceritanya terlebih dahulu.

  1. Judul: Si Kelinci yang Malang

  2. Tokoh: Si Kelinci, Sang Belalang, Si Katak dan Si Ayam

  3. Alur cerita: Si Kelinci selalu mendapatkan kemalangan dalam hidupnya. Semua sahabatnya melihat betapa menderitanya kelinci dalam kehidupannya. Setelah dicari tahu penyebab kemalangan si Kelinci, ternyata dia pernah berbuat salah kepada ibunya. Kemalangannya berakhir saat dia meminta maaf dengan sungguh-sungguh.

  4. Hikmah: Pentingnya berbakti kepada orang tua dan jangan sampai menyakiti hatinya.

  5. Setting: Di sebuah hutan belantara yang jauh dari pemukiman manusia. Semua hewan hidup bebas di alam liar.

  6. Konflik: Kelinci mendapatkan kemalangan, saat dirinya hanyut di sungai dan hampir mati terbawa arus. Dia kemudian ditemukan seorang manusia yang malah akan menyembelihnya untuk dimasak jadi sate.

Contoh fabel yang terkenal di Indonesia ada Semut dan Belalang, Dongeng si Kancil dan Buaya, Kura-kura dan Kelinci yang Sombong, dan Pertunjukan Tari Kaki Seribu.

Jadi, fabel adalah cerita binatang yang digambarkan dalam sosok sifat seperti manusia dan memberikan pelajaran tentang kehidupan untuk pembaca. (IMA)