Konten dari Pengguna

Pengertian Feromagnetik dalam Sains

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi feromagnetik adalah. Sumber: pexels.com/Erenler Hakan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi feromagnetik adalah. Sumber: pexels.com/Erenler Hakan

Pengertian feromagnetik adalah salah satu materi yang dipelajari siswa dalam pelajaran Sains, bersamaan dengan jenis-jenis benda berdasarkan sifat kemagnetannya. Secara umum, benda dapat dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan sifat kemagnetannya, yaitu paramagnetik, feromagnetik, dan diamagnetik.

Di sekitar kita, banyak benda yang mengandung magnet dan memiliki kemampuan untuk menarik objek lain. Contoh benda bermagnet yang sering digunakan sehari-hari adalah kompas, pintu kulkas, ujung obeng, ujung gunting, dan lain sebagainya.

Pengertian Feromagnetik dan Magnet

Ilustrasi feromagnetik adalah. Sumber: pexels.com/Ready Made

Mengutip dari buku Rumus Jitu Fisika SMP, Hendri Hartanto, (2010:285), pengertian magnet adalah kemampuan suatu benda untuk menarik benda lain yang ada di sekitarnya. Adapun sifat-sifat magnet sebagai berikut.

  • Bisa menarik benda dari kobalt, nikel, besi, baja, dan lainnya.

  • Memiliki dua macam kutub yaitu kutub selatan dan kutub utara.

  • Gaya tarik magnet terbesar terdapat pada bagian ujung magnet.

  • Apabila dua kutub magnet yang sejenis saling berdekatan maka akan mengalami tolak-menolak.

  • Jika dua kutub magnet berbeda didekatkan maka akan menjadi peristiwa tarik-menarik.

  • Magnet dalam keadaan bebas selalu menghadap ke arah utara dan selatan karena pengaruh dari medan magnet Bumi.

  • Magnet memiliki magnet elementer yang susunannya rapi dan teratur.

Benda di Bumi memiliki sifat kemagnetan berbeda-beda yang terbagi menjadi tiga jenis salah satunya adalah feromagnetik. Pengertian feromagnetik adalah bahan atau benda yang bisa ditarik secara kuat oleh magnet.

Bahan feromagnetik bisa merespon posisi medan magnet dan akan berjalan ke arah magnet tersebut. Selain itu, bahan feromagnetik juga bisa berubah menjadi magnet dan dapat mempertahankan sifat kemagnetannya dalam suhu tertentu.

Beberapa contoh benda feromagnetik yang bisa ditemukan di Bumi sebagai berikut.

  • Besi (Fe)

  • Permalloy (campuran nikel dan besi)

  • Magnetit (Fe 304)

  • Awaruite (Ni3Fe)

  • Gadolinium (Gd)

  • Disprosium (Dy)

  • Kobalt (Co)

  • Nikel (Ni)

Benda Selain Bahan Feromagnetik

Ilustrasi feromagnetik adalah. Sumber: pexels.com/Polina Tankilevitch

Selain feromagnetik ada dua jenis benda lainnya yaitu diamagnetik dan paramagnetik. Berikut penjelasan kedua jenis benda tersebut.

1. Paramagnetik

Paramagnetik adalah benda yang cenderung menghasilkan kekuatan magnet lemah seperti mangan, litium, platinum, magnesium, aluminium, oksigen, dan oksida besi.

2. Diamagnetik

Diamagnetik adalah bahan yang tidak bisa ditarik oleh magnet seperti merkuri, air, kayu, bismut, tembaga, dan sebagainya.

Feromagnetik adalah salah satu jenis benda berdasarkan sifat kemagnetannya yang dijelaskan dalam ilmu Sains. Benda ini bisa ditarik kuat oleh magnet yang ada di sekitar. (GTA)

Baca Juga: Sudut yang Dibentuk oleh Penyimpangan Magnet Jarum dengan Garis Horizontal