Pengertian Gelombang Transversal dan Ciri-Cirinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan arah getarnya, gelombang dikelompokkan menjadi dua jenis, salah satunya gelombang transversal. Gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatnya.
Gelombang adalah getaran yang merambat. Saat merambat gelombang membutuhkan medium seperti zat cair, zat padat, dan zat gas. Untuk jenis gelombang transversal, gelombang ini tidak dapat merambat melalui medium zat gas.
Pengertian Gelombang Transversal
Dikutip dalam buku Mudah dan Aktif Belajar Fisika Untuk Kelas XII SMA/MA oleh Dudi Indrajit (2007:3) pengertian gelombang transversal adalah gelombang yang memiliki arah getaran tegak lurus dengan arah rambatan gelombang.
Gelombang transversal terbentuk dari gelombang yang merambat dan menimbulkan puncak dan lembah yang membentuk polarisasi gelombang. Dalam gelombang jenis ini terdapat istilah-istilah yang harus diketahui, yaitu:
Panjang gelombang pada gelombang transversal dapat didefinisikan sebagai jarak antara puncak ke puncak gelombang berikutnya.
Definisi satu gelombang adalah jarak yang sama dengan jarak antara dua puncak berurutan atau dua lembah berurutan. Jarak tersebut dinamakan panjang gelombang.
Puncak gelombang adalah satu titik tertinggi pada gelombang transversal.
Lembah gelombang adalah lengkungan bawah gelombang transversal yang ada pada posisi setimbang.
Cepat rambat (v) adalah jarak yang ditempuh gelombang setiap satu satuan waktu.
Frekuensi (f) adalah banyaknyak gelombang yang terbentuk setiap satu satuan waktu.
Periode (T) adalah waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak satu panjang gelombang.
Gelombang ini dapat merambat pada benda padat dan cair, namun tidak pada benda gas. Hal ini disebabkan karena benda gas tidak memiliki sifat yang elastis seperti benda cair dan benda padat.
Ciri-Ciri Gelombang Transversal
Untuk membedakan gelombang transversal dengan jenis gelombang lainnya, ketahui ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri yang dimiliki gelombang transversal yaitu:
Arah getarannya tegak lurus dengan perambatan gelombang.
Tidak menyebabkan perubahan tekanan pada media yang dilaluinya.
Hanya dapat ditransmisikan melalui benda padat atau melalui permukaan cair.
Berjalan menggunakan puncak dan lembah yang bergerak ke atas dan ke bawah dalam keadaan tegak lurus dengan gerak gelombang.
Media material tidak diperlukan untuk transmisi gelombang transversal.
Dapat dipolarisasi dan bergerak dalam medan elektromagnetik.
Kecepatan gelombang transversal relatif tinggi dibanding dengan gelombang longitudinal.
Dalam gempa bumi, gelombang sekunder adalah gelombang transversal.
Tidak harus ditempatkan pada tekanan dan kepadatan yang maksimum.
Contoh dari jenis gelombang transversal yaitu gelombang permukaan air, gelombang pada tali, gelombang cahaya, gelombang pada slinki, dan lainnya.
Baca juga: Pemanfaatan Gelombang Bunyi dan Pengertiannya
Tranversal merupakan salah satu contoh jenis gelombang yang arah getarannya tegak lurus dengan arah rambatnya. Gelombang ini hanya dapat merambat melalui benda padat dan cair. (MRZ)
