Pengertian Gerbang Logika dan Jenis-jenisnya dalam Rangkaian Elektronika Digital

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian gerbang logika penting diketahui bagi yang sedang mempelajari elektronika. Elektronika merupakan salah satu bidang yang mengalami perkembangan sangat cepat ke arah digital.
Sebelum mengutak-atik rangkaian digital, pengertian dan logika dasarnya harus dikuasai lebih dahulu. Gerbang logika merupakan pijakan untuk memahami rangkaian-rangkaian yang lebih rumit.
Pengertian Gerbang Logika
Dikutip dari Rangkaian Logika, Fitriaty Pengerang dan Kawan-kawan (2022:29), pengertian gerbang logika adalah penyusun rangkaian elektronika digital yang cara kerjanya menggunakan prinsip aljabar Boolean.
Gerbang logika menjalankan operasi logika pada satu atau lebih masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) tunggal . Dalam ilmu elektronik, input dan output dibangun oleh arus atau voltase. Voltase-voltase tersebut dihubungkan dengan sakelar.
Sakelar membuat alat elektronik dapat bekerja. Gerbang logika terdiri dari resistor, transistor dan dioda. Jumlah resistor, transistor dan dioda yang ada di gerbang logika dibatasi dengan IC (Integrated Circuit).
Jenis-jenis Gerbang Logika
Ada 7 gerbang logika dasar yang perlu diketahui, yaitu:
Gerbang NOT
Mempunyai satu sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.
Keadaan sinyal masukan selalu berlawanan dengan sinyal keluaran sehingga disebut gerbang pembalik atau inverter.
Gerbang AND
Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tapi hanya ada satu sinyal keluaran.
Sinyal keluaran akan berlogika 1 jika masukan bernilai 1. Sinyal keluaran akan berlogika 0 jika salah satu masukan bernilai 0.
Gerbang OR
Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.
Jika salah satu masukkannya berlogika tinggi, maka nilai sinyal keluarannya menjadi tinggi.
Gerbang NAND
Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.
Semua masukannya harus berlogika tinggi untuk menghasilkan keluaran bernilai rendah. Jika tidak, semua keluarannya akan bernilai tinggi.
Gerbang NOR
Mempunyai dua atau lebih sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.
Semua masukan harus berlogika rendah untuk menghasilkan keluaran bernilai tinggi.
Gerbang EX - OR
Mempunyai dua sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.
Keluaran akan bernilai tinggi jika logika masukan berbeda.
Gerbang EX - NOR
Mempunyai dua sinyal masukan dan satu sinyal keluaran.
Keluaran akan bernilai tinggi jika logika masukan berbeda.
Baca juga: Macam-macam Dioda beserta Pengertian dan Cara Kerjanya
Itulah pengertian gerbang logika yang dipelukan untuk mengoperasikan rangkaian elektronika digital. Dari gerbang logika dasar tersebut, pengetahuan dan keterampilan elektronika bisa ditingkatkan ke materi gerbang logika kombinasi. (lus)
