Pengertian Harga beserta Jenis dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Harga adalah sebutan lain dari sebuah nilai suatu barang. Semakin tinggi nilai suatu barang, semakin besar harga yang harus dibayar.
Dengan mengetahui harga suatu barang, seseorang dapat membeli barang yang dibutuhkan. Harga merupakan senilai uang yang harus diberikan seseorang kepada si penjual barang.
Pengertian Harga beserta Jenisnya
Dikutip dari buku Strategi Value Investing Ala Warren Buffet, Dr. Alexander Thian, M.Si (2022: 17), harga adalah angka yang dilihat dan ditransaksikan. Menurut KBBI, pengertian harga yaitu nilai barang yang ditentukan atau dirupakan dengan bentuk uang.
Dalam penjualan suatu barang, harga merupakan satuan terpenting. Hal ini dikarenakan harga merupakan suatu nilai tukar dari sebuah produk atau jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.
Selain itu, harga merupakan salah satu penentu dari keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalani usahanya. Perusahaan yang sukses dan berhasil dinilai dari seberapa besar perusahaan itu bisa mendapatkan keuntungan dari besaran harga yang ditentukan.
Adapun jenis-jenis harga dibedakan menjadi beberapa hal, yaitu:
Harga subjektif, yaitu sebuah harga yang ditentukan berdasarkan opini atau pendapat seseorang terhadap harga pasaran barang atau jasa yang berlaku dan akan dipasarkan.
Harga objektif, yaitu sebuah harga yang sudah disepakati oleh penjual dan pembeli sebelum terjadinya sebuah transaksi.
Harga pokok, yaitu sebuah harga yang bernilai asli dari sebuah produk sebelum menentukan keuntungan. Harga ini dikeluarkan secara langsung oleh produsen dalam membuat suatu produk.
Harga jual, yaitu harga pokok yang sudah ditambahkan sejumlah keuntungan oleh penjual atau produsen yang diinginkan
Baca juga: 6 Fungsi Kemasan Produk Secara Umum, Apa Saja?
Fungsi Harga
Fungsi harga sangat beragam dalam suatu perusahaan. Berikut adalah beberapa fungsi harga yang perlu diketahui.
1. Fungsi Pendistribusian
Harga memiliki kemampuan sebagai pendistribusian sumber daya yang langka. Kelangkaan sumber daya tersebut mengakibatkan harga sumber daya menjadi tinggi.
Pelanggan yang membeli menunjukan kemauan dan kemampuan. Contohnya, sebuah berlian yang tergolong barang mewah dan hanya bisa dibeli oleh orang yang memiliki sumber daya keuangan yang cukup guna membelinya.
2. Fungsi Sinyal
Harga merupakan sebuah penawaran yang bervariasi sebab volume permintaan dan penawaran pasar. Bila sebuah permintaan bernilai tinggi, tetapi penawaran rendah maka pasar secara jelas akan melihat kenaikan harganya. Contohnya yaitu emas.
3. Fungsi Intensif
Pada umumnya, saat harga komoditas naik, disebabkan oleh permintaan yang meningkat. Hal itu memungkinkan pemasok untuk melihat tren permintaan pelanggan yang berubah di pasaran.
Oleh sebab itu, pemasok akan lebih memilih untuk menghasilkan penawaran tertentu yang memiliki kemungkinan untuk memperoleh keuntungan yang besar.
4. Fungsi Transmisi Harga
Harga dapat diketahui sebagai salah satu informasi yang harus disampaikan kepada semua pihak. Hal ini termasuk beberapa pihak yang terlibat baik di pasar maupun tempat lain yang dilakukan secara bergiliran.
Harga adalah sejumlah biaya yang harus dibayar untuk mendapatkan produk atau jasa. Harga dapat disepakati antara penjual dan pembeli dengan tejadinya sebuah transaski. (MAE)
