Pengertian Hidrolisis Garam dan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidrolisis garam adalah reaksi kimia antara ion garam dan molekul air yang menghasilkan perubahan pH larutan. Reaksi ini terjadi karena ion hidrogen (H+) atau ion hidroksida (OH-) dari air bereaksi dengan ion garam.
Hidrolisis garam dapat menghasilkan larutan yang bersifat asam, basa, atau netral. Hal tersebut tergantung pada sifat asam atau basa konjugat dari ion garam.
Pengertian Hidrolisis Garam Beserta Jenisnya
Dikutip dari buku Big Book Kimia SMA, Omang (2017), pengertian hidrolisis garam adalah penguraian suatu garam oleh air. Sehingga menghasilkan larutan yang bersifat asam atau basa.
Dalam reaksi hidrolisis, komponen garam yang berasal dari asam lemah atau basa lemah dapat bereaksi dengan air. Sehingga menghasilkan ion OH- atau H+.
Jika asam atau basa konjugatnya kuat, efek hidrolisisnya akan lebih kecil. Sebaliknya, jika asam atau basa konjugatnya lemah, efek hidrolisisnya akan lebih besar. Berikut jenis-jenis hidrolisis garam.
1. Hidrolisis Garam Asam
Terjadi ketika kation yang berasal dari garam adalah asam lemah.
Contoh: NH₄Cl (amonia klorida). NH₄⁺ (ammonium) bersifat asam lemah, sehingga dapat melepaskan ion hidrogen (H+).
Reaksinya adalah:
NH4+ + H2O ⇌ NH3 + H30+
Sehingga, larutan NH₄Cl akan bersifat asam.
2. Hidrolisis Garam Basa
Terjadi ketika anion yang berasal dari garam adalah basa lemah.
Contoh: CH₃COONa (natrium asetat). CH₃COO⁻ (asetat) bersifat basa lemah, sehingga dapat menerima ion hidrogen (H+).
Reaksinya adalah:
CH3COO- + H2O ⇌ CH3COOH + OH-
Sehingga, larutan CH₃COONa akan bersifat basa.
3. Hidrolisis Garam Netral
Terjadi ketika kation dan anion garam berasal dari asam dan basa yang sebanding.
Contoh: NaCl (natrium klorida). Kation Na⁺ dan anion Cl⁻ berasal dari asam (HCl) dan basa (NaOH) yang sebanding.
Reaksinya adalah:
Na+ +Cl- + H2O ⇌ NaOH + HCl
Sehingga, larutan NaCl bersifat netral.
Baca juga: Alasan Mengapa Air Laut Asin
Hidrolisis garam adalah reaksi penguraian garam dalam air, yang membentuk ion positif dan ion negatif. Perlu diperhatikan bahwa sifat hidrolisis garam tergantung pada kekuatan asam dan basa yang terlibat dalam pembentukan garam tersebut. (Msr)
