Pengertian Hipotesis Lengkap dengan Ciri dan Jenisnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam melakukan penelitian, para peneliti biasanya akan menyusun hipotesis terlebih dahulu sebagai salah satu langkah awalnya. Adapun hipotesis adalah dugaan sementara dalam suatu penelitian. Perumusan hipotesis ini menjadi langkah penting karena nantinya akan berkaitan dengan hasil penelitian.
Tak hanya itu saja, pada bagian kesimpulan, si peneliti juga harus memberikan jawaban terhadap hipotesis yang telah dibuat sebelumnya. Namun, sebenarnya apa itu hipotesis dalam sebuah penelitian?
Pengertian dan Ciri-Ciri Hipotesis
Mengutip dari buku Pengujian Hipotesis (Deskriptif, Komparatif, dan Asosiatif) oleh Dian Kusuma Wardani (2020:15), pengertian hipotesis adalah suatu asumsi atau anggapan atau dugaan teoritis yang dapat ditolak atau tidak ditolak secara empiris.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa hipotesis menjadi bagian yang penting dalam sebuah penelitian, khususnya penelitian kuantitatif karena akan menjadi dasar dugaan substansial dari peneliti tentang topik permasalahan penelitian. Di mana nantinya dalam proses penelitian akan dibuktikan secara empiris.
Adapun beberapa ciri dari hipotesis dalam penelitian adalah sebagai berikut.
Dinyatakan dalam kalimat pernyataan dan bukan kalimat tanya. jadi, pernyataan ini merupakan pandangan peneliti berdasarkan pada hasil kajian teori yang digunakan.
Peneliti harus konsisten terhadap isi hipotesisnya. Oleh sebab itu, peneliti harus melakukan kajian yang mendalam terhadap teori yang digunakan dalam menyusun hipotesisnya.
Dalam penelitian eksperimen, hipotesis dapat berisi tentang pernyataan efektivitas, perbedaan, atau pengaruh dari suatu variabel ke variabel yang lain.
Hipotesis harus bisa diuji dan dapat menjelaskan teknik analisis yang digunakan untuk nantinya menguji hipotesis penelitian tersebut.
Jenis-Jenis Hipotesis
Terdapat dua jenis hipotesis penelitian yang perlu diketahui antara lain sebagai berikut.
1. Hipotesis Tanpa Arah
Hipotesis tanpa arah juga kerap disebut dengan hipotesis dua arah, di mana hipotesis ini merupakan rumusan dari kalimat atau proposisi yang berisi tentang pernyataan adanya hubungan atau tidak adanya hubungan.
Artinya, jenis hipotesis ini tidak menjelaskan tentang arah hubungan antara variabel yang diteliti secara metodologis.
2. Hipotesis Searah
Hipotesis searah adalah pernyataan yang menunjukkan arah hubungan dan juga perbedaan antara dua atau lebih variabel yang diteliti secara metodologis. Adapun arah hubungan dan juga perbedaan tersebut menunjukkan aspek positif atau negatif yang saling berimplikasi.
Baca Juga: Pengertian Teks Eksplanasi dan Contohnya
Dari penjelasan di atas, apakah sudah lebih paham tentang apa itu hipotesis dalam penelitian? (Anne)
