Pengertian Hiring Freeze dan Berbagai Penyebabnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bila diterjemahkan, pengertian hiring freeze adalah pembekuan perekrutan. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan keputusan yang diambil karena keadaan ekonomi yang buruk, terkait dengan kondisi suatu perusahaan.
Karena kondisi keuangan perusahaan yang kurang baik, untuk sementara pihak manajemen perusahaan tersebut memutuskan untuk tidak melakukan rekrutmen karyawan.
Hiring Freeze adalah Keputusan Perusahaan untuk Membekukan Perekrutan Sementara
Hiring freeze adalah kebijakan atau tindakan yang diambil oleh perusahaan atau organisasi untuk menghentikan atau menunda perekrutan dan penerimaan karyawan baru.
Artinya, perusahaan tersebut tidak akan mengisi atau membuka posisi untuk karyawan atau pegawai baru. Baik itu posisi penuh waktu, paruh waktu, atau kontrak, untuk jangka waktu yang ditentukan.
Hiring freeze biasanya dilakukan sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang sulit, perubahan pasar, atau situasi keuangan yang tidak stabil. Tujuannya adalah untuk mengurangi biaya operasional, menghemat sumber daya, dan menjaga stabilitas keuangan.
Ketika hiring freeze diberlakukan, perusahaan biasanya memberikan instruksi kepada departemen HRD atau personalia untuk menunda proses perekrutan, tidak mengumumkan lowongan pekerjaan baru, atau meninjau kembali permintaan karyawan baru yang ada.
Pembekuan ini biasanya bersifat sementara dan akan dicabut ketika kondisi perusahaan membaik atau tujuan strategis telah terpenuhi. Perusahaan akan mengevaluasi situasi secara berkala dan mengambil keputusan kapan akan membuka kembali perekrutan karyawan baru.
Berdasarkan buku Manajemen Sumber Daya Manusia, Endang Muryani, Emma Budi Sulistiarini, Titi Savitri Prihatiningsih, Karwanto, dkk, UNISMA PRESS, 2022, durasi hiring freeze tergantung pada kebijakan perusahaan dan kondisi ekonominya.
Faktor Penyebab Terjadinya Hiring Freeze
Secara umum, penyebab terjadinya hiring freeze adalah keadaan ekonomi perusahaan. Secara lebih khusus, inilah beberapa penyebabnya.
1. Ketidakstabilan Ekonomi
Saat terjadi perlambatan ekonomi atau ketidakpastian pasar, perusahaan sering kali menghadapi tekanan keuangan yang signifikan. Dalam situasi ini, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah penghematan biaya, termasuk menerapkan pembekuan tersebut.
2. Perubahan Strategi Bisnis
Perusahaan yang mengalami perubahan strategi bisnis, restrukturisasi, atau menghadapi situasi pasar yang berubah dapat memutuskan untuk melakukan hiring freeze.
3. Adanya Penurunan Permintaan atau Pendapatan
Ketika perusahaan mengalami penurunan permintaan atas produk atau layanan mereka atau menghadapi penurunan pendapatan, mereka mungkin memilih untuk menghentikan penerimaan karyawan baru dengan menerapkan pembekuan rekrutmen.
4. Mergers dan Akuisisi
Saat perusahaan mengalami proses merger atau akuisisi, hiring freeze sering kali diterapkan. Ini disebabkan oleh perubahan struktur organisasi, konsolidasi tim, atau evaluasi ulang kebutuhan tenaga kerja sebagai bagian dari integrasi bisnis yang lebih besar.
Baca Juga: 3 Contoh Surat Resign Kerja Karyawan yang Bisa Jadi Referensi
Hiring freeze adalah pilihan yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan. Proses ini dapat membantu perusahaan mengurangi biaya operasional dan juga menjaga kestabilan keuangan dalam situasi sulit. (DNR)
