Pengertian Insulation Tester beserta Cara Penggunaannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada bidang elektronika, insulation tester adalah alat ukur untuk mengetahui nilai tahanan isolasi suatu kabel. Hal ini bertujuan untuk menentukan bahwa perangkat tersebut dapat dioperasikan dengan aman.
Di kehidupan sehari-hari, insulation tester biasanya digunakan oleh profesional di bidang listrik. Adapun fungsi utama alat tersebut adalah mencegah potensi bahaya listrik akibat kerusakan insulasi.
Pengertian Insulation Tester Listrik Lengkap dengan Cara Penggunaannya
Dikutip dari buku Advanced Automotive Fault Diagnosis Automotive Technology: Vehicle Maintenance and Repair, Tom Denton, (2020:22), seperti penamaannya, insulation tester adalah alat yang digunakan untuk pengujian resistan isolasi.
Pengukuran insulation tester dilakukan guna memeriksa isolasi kabel dalam keadaan baik. Isolasi yang sesuai diperlukan agar terjadinya short circuit (konsleting) dan arus bocor listrik dapat dihindari.
Adapun prinsip pengujian alat tersebut, yaitu dengan menghantarkan tegangan dari alat ukur ke isolasi peralatan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cara penggunaan insulation tester yang dapat dipelajari.
Sebelum melaksanakan pengujian, pastikan alat yang diukur bebas tegangan induksi, karena hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hasil ukur.
Periksa baterai apakah dalam kondisi baik.
Pada kondisi insulation tester off, lakukan mekanikal zero check, posisi jarum penunjuk harus berimpit dengan garis skala. Atur pointer zero jika belum sesuai.
Electrical zero check.
a. Pasang kabel test pada insulation tester masing-masing terminal, serta hubungkan ujung yang lain.
b. Letakkan selektor tegangan pengukuran di posisi 500.
c. Letakkan selektor skala pengukuran pada posisi skala 1.
d. Hidupkan (on) insulation tester, pergerakan jarum harus menunjuk tepat ke angka nol.
e. Apabila tidak tepat atur pointer posisi jarum zero calibrasi. Jika tidak berhasil, periksa atau ganti baterai.
f. Matikan (off) insulation tester untuk mengulang poin pemeriksaan elektrikal zero.
Selanjutnya, pasangkan kabel test ke peralatan yang diuji.
Lalu, melalui selektor tegangan pengukuran pilih tegangan ukur sesuai dengan tegangan kerja alat.
Hidupkan (on) insulation tester dan baca hasil tampilan skala.
Baca Juga: Pengertian Simbol Listrik dan Fungsinya
Jadi, dapat diketahui bahwa insulation tester adalah peralatan ukur yang digunakan dalam pengujian tahanan isolasi. Alat ini memiliki peran penting untuk memeriksa kondisi konduktor di jaringan. Sehingga gangguan pada suatu perangkat dapat dengan mudah terdeteksi. Semoga membantu! (Riyana)
