Konten dari Pengguna

Pengertian Intrusi Magma beserta Macam Bentuknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Intrusi magma adalah, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Intrusi magma adalah, foto:pexels

Intrusi magma adalah terjadinya pergerakan magma yang terdapat pada lapisan kulit bumi. Namun, pergerakan tersebut tidak sampai ke permukaan bumi. Peristiwa tersebut dapat terjadi karena tekanan pada magma yang terjadi sangat kecil.

Sehingga hanya dapat melewati celah batuan tanpa dapat mengakibatkan erupsi. Berdasarkan kondisi, intrusi magma yang terjadi dapat menghasilkan berbagai macam bentuk.

Pengertian Intrusi Magma

Ilustrasi Intrusi magma adala, foto:pexels

Mengutip dari buku Geografi SMA Kelas X, Yusman (2007:66), intrusi magma adalah proses penerobosan magma melewati retakan-retakan dan celah yang terdapat pada lapisan batuan pembentuk litosfer, tetapi tidak sampai permukaan bumi.

Peristiwa tersebut dapat terjadi sejajar (konkordan) dengan lapisan batuan. Selain itu ada juga yang memotong pada lapisan batuan yang terletak di atasnya. Terjadinya intrusi magma disebabkan oleh tekanan berbagai gas yang terkandung pada magma.

Namun, tekanan tersebut sangatlah kecil. Sehingga hanya dapat melalui celah-celah lapisan batuan pada kulit bumi. Kemudian magma tersebut mengalami proses pendinginan akibat penurunan suhu. Selanjutnya magma akan membeku di dalam kulit bumi.

Macam Bentuk Hasil Intrusi Magma

Ilustrasi Intrusi magma adalah, foto:pexels

Magma merupakan batuan cair ataupun semi cair yang terdapat pada ruang di dalam kerak bumi. Peristiwa intrusi magma yang terjadi akan menghasilkan berbagai macam bentuk. Adapun penjelasan dari berbagai bentuk yang terwujud adalah sebagai berikut.

  1. Batolit merupakan batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma. Batuan tersebut dapat terbentuk akibat adanya kondisi penurunan suhu yang membutuhkan waktu sangat lama di dalam dapur magma.

  2. Lakolit terbentuk akibat magma yang naik ke permukaan dan terkumpul pada tempat tertentu di bawah batuan permukaan bumi. Tekanan yang dihasilkan dari magma dapat menyebabkan batuan di atasnya melengkung dan membentuk kubah yang di dalamnya untuk menampung lakolit.

  3. Sill yaitu lapisan magma tipis yang mengalami penyusupan di antara celah batuan. Sill tersebut memiliki bentuk yang menyebar secara paralel di lapisan batuan. Sehingga tidak menembus ke atas lapisan batuan lainnya. Hal ini karena tekanan magma tidak tinggi, sehingga meluber kemana-mana.

  4. Diatrema adalah pipa yang menjadi penghubung antara dapur magma dengan permukaan bumi. Sehingga diatrema tersebut menjadi jalur yang dilewati magma dari dalam perut bumi yang menuju ke arah permukaan ketika terjadi erupsi.

  5. Intrusi korok atau gang merupakan lapisan magma yang melakukan pemotongan batuan secara vertikal.

  6. Apolisa adalah cabang yang terbentuk dari intrusi korok. Perbedaannya terdapat pada ukuran. Di mana apolisa memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan intrusi korok. Apolisa dapat juga disebut dengan urat magma.

Baca Juga: Pengertian Ekstrusi Magma dan Proses Terjadinya

Intrusi magma merupakan peristiwa pergerakan magma yang terjadi di lapisan kulit bumi. Namun, pergerakan magma tersebut tidak sampai ke luar permukaan bumi. Dari peristiwa tersebut dapat menciptakan berbagai macam bentuk. (PAM)