Konten dari Pengguna

Pengertian Irama dan Jenis-jenisnya dalam Seni Musik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Irama adalah, Foto Unsplash Marius Masalar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Irama adalah, Foto Unsplash Marius Masalar

Irama adalah istilah yang sering digunakan dalam seni musik. Istilah ini sering disebut di berbagai hal, seperti saat bermain alat musik dengan menggunakan partitur atau not balok.

Irama juga sering disebut dalam lagu sebagai cara menyanyi. Jadi seseorang bisa mengetahui mana lagu yang dinyanyikan dengan ceria, mana lagu yang dinyanyikan dengan lembut.

Pengertian Irama dalam Musik

Ilustrasi Irama adalah, Foto Unsplash Wes Hicks

Mengutip buku Sejarah Musik dan Apresiasi Seni oleh Sila Widhyatama (2012:3-4), irama dapat diartikan sebagai bunyi atau sekelompok bunyi dengan bermacam-macam panjang pendeknya not dan tekanan atau aksen pada not.

Irama dapat pula diartikan sebagai ritme, yaitu susunan panjang pendeknya nada dan tergantung pada nilai titik nada. Irama dalam bentuk musik terbentuk dari kelompok bunyi dengan bemacam-macam panjang pendeknya nada pada tekanan atau aksen pada not.

Orang awam bisa mengetahui irama dengan cara yang sederhana. Misalnya saat sedang mendengarkan suatu lagu, maka ia akan terdorong untuk mengetukkan kakinya mengikuti musik. Irama-lah yang membuatnya melakukan hal seperti itu.

Irama juga berkaitan dengan tempo lagu. Nantinya, ia membentuk harmonisasi pada melodi musik. Jadi, irama bisa membuat musik menjadi lebih indah dan memicu perasaan pendengarnya.

Baca juga: Mengenal Tempo dalam Dunia Musik dan Contoh Lagu Indonesia dengan Beragam Tempo

Jenis-jenis Irama

Ilustrasi Irama adalah, Foto Unsplash Blocks

Ada berbagai jenis irama dalam seni musik, yakni:

  1. Pola irama sinkop, yaitu irama yang ketukan beratnya ada di ketukan gantung

  2. Pola irama suku bangsa, yaitu irama yang menjadi ciri khas dalam musik tradisional

  3. Pola irama rata, yaitu irama yang mempunyai pola atau ketukan dengan berat sama rata dan konsisten

  4. Pola irama tidak rata, yaitu irama yang ketukan berat serta pembagian iramanya cenderung berubah-ubah

  5. Pola irama ostinato, yaitu irama yang dimainkan berulang-ulang sepanjang lagu

  6. Polimetrik, yaitu irama yang diterapkan secara berbeda antara satu alat musik dengan yang lainnya

  7. Poliritmik, yaitu irama yang memainkan beragam pola secara bersamaan sehingga ritmenya menjadi kompleks

Irama adalah sekelompok bunyi dengan panjang pendeknya not dan tekanan aksen pada not itu sendiri. Irama juga bisa bermakna sebagai ritme. (LOV)