Pengertian, Jenis, dan Tips Budidaya Tanaman Holtikultura

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di Indonesia sektor pertanian mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satu sektor pertanian yang berkembang pesat adalah tanaman pangan dan holtikultura. Ada banyak jenis tanaman holtikultura yang dapat ditanam.
Jenis tanaman yang dapat dibudidayakan dalam holtikultura meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, bunga, tanaman hias, tanaman obat, sedangkan tanaman pangan meliputi padi, jagung, singkong, ubi jalar, kentang, kedelai, dan lain-lain.
Pengertian Holtikultura
Mengutip dalam buku Mengenal Tanaman Holtikultura yang diterbitkan Penerbit Duta (2019:2) secara bahasa, holtikultura berasal dari bahasa Latin yaitu "hortus" (tanaman kebun) dan "cultural/colere" (budidaya) sehingga sering diartikan sebagai budi daya tanaman kebun.
Namun, secara umum holtikultura adalah ilmu yang mempelajari tentang budi daya, tanaman sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat-obatan yang ditanam oleh orang di kebun-kebun atau pekarangan rumah.
Adanya holtikultura dapat mendorong tumbuh kembangnya agribisnis sehingga mampu menghasilkan produk yang berdaya saing, ramah lingkungan, mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan bagi para pelaku usaha dan juga petani, serta bisa memperkuat perekonomian di suatu wilayah sehingga membuat peningkatan pendapatan nasional.
Jenis Tanaman Holtikultura
Ada banyak sekali tanaman yang dapat dibudidayakan menggunakan metode pertanian secara modern ini. Secara umum, jenis tanaman holtikultura yang dapat dibudidayakan ada empat, antara lain:
1. Tanaman Buah (Frutikultura)
Buah-buahan merupakan komoditas yang dapat ditanam secara holtikultura. Misalnya tomat, rambutan, stroberi, durian, mangga, dan lain-lain.
2. Tanaman Sayuran (Olerikultura)
Sama halnya dengan buah, sayur juga bisa dibudidaya secara holtikultura. Contoh tanaman sayuran yang dapat ditanam dengan holtikultura, seperti bawang merah, bawang putih, kol, selada, kangkung, bayam, mentimun, dan masih banyak lagi.
3. Tanaman Hias (Florikultura)
Tanaman hias juga bisa dibudidaya dengan metode pertanian yang modern ini. Contohnya bunga mawar, melati, pakis haji, anggrek, dan lainnya.
4. Tanaman Obat (Biofarmaka)
Dalam tanaman obat ada dua jenis yang bisa dibudidaya, yaitu biofarmaka rimpang dan biofarma non-rimpang.
Tips Budidaya Holtikultura
Dalam menanam holtikultura ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin bercocok tanam metode pertanian tersebut. Berikut ini beberapa tips yang dapat diterapkan agar berhasil.
Memilih media tanam yang sesuai dan berkualitas agar tanaman dapat tumbuh dengan baik
Melakukan pembibitan dengan menggunakan benih yang berkualitas
Melakukan penyiraman rutin. Perhatikan aturan dalam menyirami tanaman, karena tidak semua tumbuhan memerlukan penyiraman dengan kadar air yang sama
Memberikan pupuk organik agar membantu mengoptimalkan pertumbuhan tumbuhan holtikultura
Melakukan pemangkasan pada tumbuhan jika ada beberapa bagian tumbuhan yang mati agar tidak menjalar semakin luas
Memantau setiap pertumbuhan tanaman holtikultura secara berkala dan jika ada hama atau penyakit bisa segera diatasi
Melakukan panen dengan waktu yang sesuai agar mendapatkan hasil panen terbaik
Baca juga: Ciri-ciri Tumbuhan Dikotil Beserta Contohnya
Demikianlah pembahasan terkait pengertian, jenis, dan tips budidaya tanaman holtikultura. Semoga informasi dari artikel ini dapat menambah wawasan tentang tanaman holtikultura. (NTA)
