Pengertian Kloning, Jenis, dan Dampaknya yang Perlu Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian kloning, jenis, dan dampaknya perlu diketahui agar tidak ketinggalan informasi terkini di bidang rekayasa genetika. Banyak pro dan kontra di sekitar kloning, baik menggunakan landasan etika, norma, hukum dan sebagainya.
Teknologi akan terus berkembang, baik suka atau tidak. Kloning merupakan bagian dari perkembangan teknologi tersebut yang perlu dipahami jenis dan dampaknya lebih dahulu.
Pengertian Kloning, Jenis, dan Dampaknya
Kloning perlu dipahami sebagai rekayasa genetika yang membutuhkan proses panjang. Kloning tidak seperti yang digambarkan di film dimana tiba-tiba keluar dua manusia dewasa yang sama persis dari dua buah kapsul.
Untuk memahami apa itu kloning, berikut pengertian kloning, jenis, dan dampaknya.
1. Pengertian Kloning
Dikutip dari Kloning Terapeutik dan Penggunaan Sel Punca Dalam Terapi, Abul A'la Al Maududi (2014:20), kloning adalah proses menghasilkan keturunan dari jenis yang sama dan secara genetik identik.
Kloning dalam bioteknologi merupakan upaya memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan salinan gen, sel bahkan organisme tertentu. Rekayasa yang dilakukan adalah menyalin gen makhluk hidup dari sel-sel seperti sel syaraf, otot, rambut dan sebagainya.
Hasil kloning yang pertama kali dipublikasikan berupa biri-biri bernama Dolly. Ian Wilmut dari Inggris melakukan kloning tersebut terhadap biri-biri dewasa. Kloning seperti itu juga dilakukan pada kambing, sapi dan tikus.
2. Jenis Kloning
Ada 3 jenis kloning yang dikenal saat ini, yaitu:
Kloning DNA Rekombinan
Kloning ini dilakukan dengan memindahkan sebagian rantai DNA yang diinginkan dari suatu organisme pada sutu elemen replikasi genetik.
Contohnya penyisipan DNA dalam plasmid bakteri untuk mengklon satu gen.
Kloning DNA Reproduksi
Kloning ini merupakan teknologi yang dilakukan untuk menghasilkan hewan yang sama seperti pada Dolly. Dolly menjalani proses yang disebut Somatic Cell Nuclear Transfer (SNCT).
Kloning Terapeutik
Kloning ini merupakan rekayasa genetik pada manusia untuk memperoleh sel, jaringan atau organ dari suatu individu untuk tujuan pengobatan penyakit. Jadi tidak untuk menghasilkan manusia baru.
3. Dampak Kloning
Setiap penemuan baru, termasuk kloning, pasti memiliki dampak positif dan negatif, antara lain:
Munculnya harapan terhadap metode pengobatan baru.
Menghasilkan organisme yang unggul, terutama pada pertanian dan peternakan.
Memberikan harapan pada pasangan infertil yang ingin memiliki anak.
Kloning pada manusia masih ditentang karena secara fundamental meniadakan persatuan laki-laki dan perempuan.
Memunculkan keseragaman genetika pada organisme tertentu yang justru melemahkan eksistensinya. Pada manusia, ini akan memunculkan kultus individu (homoculus) karena adanya wajah-wajah dan postur yang sama.
Baca juga: Pengertian dan Tahapan Rekayasa Genetik dalam Ilmu Biologi
Demikianlah pembahasan tentang pengertian kloning, jenis, dan dampaknya yang perlu diketahui untuk menambah wawasan. Perkembangan teknologi perlu disikapi dengan bijaksana. (lus)
