Konten dari Pengguna

Pengertian KRS dan Perbedaannya dengan KHS dalam Dunia Perkuliahan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi KRS adalah, sumber: Unsplash/JosefaNdiaz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KRS adalah, sumber: Unsplash/JosefaNdiaz

Pengertian KRS adalah salah satu istilah yang perlu diketahui oleh para mahasiswa yang baru masuk kuliah. KRS atau Kartu Rencana Studi merupakan deretan mata kuliah yang akan diambil atau dipilih mahasiswa dalam satu semester ke depan.

Setiap mahasiswa membutuhkan KRS di awal semester selama proses perkuliahan agar studi yang ditempuhnya dapat berjalan lancar. Selain mengetahui arti KRS, mahasiswa juga perlu memahami perbedaannya dengan KHS.

Pengertian KRS

Ilustrasi KRS adalah, sumber: Pexels/Fauxels

Mengutip buku The Digital Campus, Aloysius Agastya & Gabriela Clara (2021: 16), KRS adalah rencana kuliah yang diambil oleh mahasiswa selama satu semester. KRS diartikan sebagai blue print yang akan dipelajari selama enam bulan ke depan.

Umumnya, KRS mencantumkan nama, Nomor Induk Mahasiswa (NIM), jurusan, angkatan, fakultas, dan mata kuliah. Berbagai mata kuliah yang dipilih sangat tergantung pada kebijakan fakultas atau jurusan masing-masing.

Sebab, sebagian perguruan tinggi juga ikut andil dalam menentukan macam-macam mata kuliah yang wajib dipilih dalam KRS. Namun, biasanya daftar mata kuliah yang terdapat di KRS merupakan gabungan dari mata kuliah wajib dan pilihan.

Setiap mahasiswa juga memiliki Dosen Pembimbing Akademik (DPA) yang bertugas untuk memastikan mata kuliah apa saja yang diambil di KRS. Dokumen ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa masih aktif dalam menjalani studinya di perkuliahan.

Perbedaan KRS dan KHS

Ilustrasi KRS adalah, sumber: Unsplash/CristinaWocinte

Setelah mengetahui pengertian KRS, mahasiswa juga perlu mengetahui perbedaannya dengan KHS. KRS akan diperoleh di awal kuliah untuk rencana pengambilan mata kuliah berdasarkan jurusan yang diambil mahasiswa.

Pengisian KRS dilakukan satu hingga dua minggu sebelum masa perkuliahan dimulai. Umumnya, berkas ini dibuat dalam tiga rangkap dan ditandatangani oleh DPA.

Adapun KHS merupakan singkatan dari Kartu Hasil Studi. KHS akan diperoleh di akhir semester untuk menjabarkan hasil usaha (prestasi) yang sudah diperoleh oleh mahasiswa selama satu semester.

Meskipun memiliki perbedaan, tetapi KHS dan KRS tetap saling berkaitan. Jika nilai yang terdapat dalam KHS kurang memuaskan dan indeks prestasinya rendah, maka jumlah mata kuliah yang bisa diambil juga sedikit.

Hal ini juga dapat menimbulkan masalah jika setiap semester nilai indeks prestasi yang dicapai rendah karena mahasiswa akan kesulitan dalam memenuhi jumlah minimum SKS untuk bisa mengikuti sidang skripsi.

Baca juga: 6 Tips agar Tidak Mengulang Mata Kuliah

Secara umum, KRS adalah daftar mata kuliah yang diambil dalam satu semester ke depan oleh mahasiswa. Adapun KHS merupakan nilai mata kuliah yang didapatkan pada semester sebelumnya. (DLA)