Konten dari Pengguna

Pengertian Manajemen Konflik dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian manajemen konflik. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian manajemen konflik. Sumber: pexels.com

Manajemen adalah proses mengatur dan mengendalikan sesuatu agar mencapai suatu tujuan. Sedangkan konflik adalah pertentangan antar pihak tertentu. Jadi, pengertian manajemen konflik adalah usaha untuk mengendalikan permasalahan untuk mengurangi risiko buruk.

Dikutip dari buku Manajemen Konflik dalam Dunia Bisnis, Fachrurazi, dkk (2023:12), manajemen konflik ialah proses menyusun strategi konflik guna mengandalikan konflik supaya menghasilkan resolusi yang diinginkan.

Pengertian Manajemen Konflik beserta Fungsinya

Gambar pengertian manajemen konflik. Sumber: pexels.com

Manajemen konflik adalah adalah tentang belajar cara mencegah munculnya hal merugikan dan memahami cara menghadapinya. Menurut ahli, pengertian manajemen konflik ialah proses yang dipakai untuk menyelesaikan masalah pada kedua belah pihak.

Manajemen konflik sering digunakan dalam organisasi tertentu, sebab adanya perkumpulan manusia membuat masalah rentan untuk datang. Selain mengemukaan pengertian, para ahli juga menjelaskan bahwa manajemen konflik terdiri dari beberapa tahapan.

Tahapannya, yaitu pengenalan serta penyelesaian. Pengenalan ialah proses pengidentifikasian sumber-sumber masalah dalam organisasi. Kemudian penyelesaian adalah fase untuk menentukan sikap apa yang hendak diambil.

Manajemen konflik merupakan proses penting yang perlu dilalui ketika terjadi percekcokan, sebab hal tersebut memiliki fungsi penting. Berikut di bawah ini beberapa fungsi dari manajemen konflik.

1. Menyelesaikan konflik

Sesuai namanya, fungsi utama dari manajemen konflik ialah menyelesaikan konflik. Masalah memang hal yang tak dapat dihindari, tetapi juga wajib untuk diselesaikan demi memperbaiki hubungan yang memanas.

2. Mencegah masalah tejadi berkepanjangan

Suatu konflik tak boleh dibiarkan awet terus-menerus. Sebab, jika dibiarkan dapat memicu masalah serius dikemudian hari. Bahkan hal ini dapat menimbulkan dendam dari salah satu pihak ataupun keduanya.

3. Mengembangkan keterampilan komunikasi

Dengan melakukan manajemen komunikasi, mau tak mau pihak tertentu harus melakukan komunikasi mendalam untuk mendinginkan suasana. Hal tersebut dapat melatih keterampilan komunikasi seseorang.

4. Meningkatkan kemampuan mengelola emosi

Dalam prosesnya, manajemen konflik memerlukan pengelolaan emosi yang baik. Intonasi bicara ketika melakukan komunikasi maupun ngosisasi hars dijaga agar. Dalam hal ini, semua pihak harus mengesampingkan ego masing-masing.

Baca Juga: Manajemen Strategi: Pengertian dan Fungsinya dalam Bisnis

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai pengertian manajemen konflik serta fungsinya yang berguna untuk menyelesaikan problem dalam hubungan antar manusia. Manajemen konflik adalah proses penting yang bisa diterapkan di semua tempat. (SLM)