Konten dari Pengguna

Pengertian Monokromatik dalam Penyusunan Warna

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi monokromatik adalah. Sumber: unsplash.com/ Robert Katzki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi monokromatik adalah. Sumber: unsplash.com/ Robert Katzki

Dalam teori perpaduan warna, dikenal istilah monokromatik. Pengertian monokromatik adalah penyusunan warna yang hanya terdiri dari 1 warna atau perpaduan warna antara hitam dan putih.

Monokrom sering dipakai dalam padu padan warna busana, pewarnaan lukisan dan desain. Bagaimana perpaduan warna bisa dikatakan monokromatik?

Pengertian Monokromatik

Ilustrasi monokromatik adalah. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Mengutip dari buku Mix & Match Aja!, Heni Nur'Afni (hal. 12), pengertian monokromatik adalah penggunaan satu warna dasar namun berbeda intensitas (gelap-terang). Contohnya celana atau rok biru tua yang dipadankan dengan blus biru muda. Keduanya sama-sama biru.

Menurut asal-usul katanya, monokromatik tersusun dari dua kata, yakni 'mono' yang berarti tunggal dan 'chrom' yang artinya warna. Sehingga arti monokromatik, yaitu paduan warna tunggal atau satu warna.

Pada pewarnaan kain batik juga dipakai metode monokromatik yang memiliki paduan satu warna. Misalnya, batik warna cokelat tua dipadukan dengan cokelat muda.

Cara Memadukan Warna Monokromatik

Ilustrasi monokromatik adalah. Sumber: unsplash.com/ Pawel Czerwinski

Terdapat beberapa aturan yang perlu dipahami saat memadukan warna monokromatik. Aturan tersebut terdiri dari tiga hal.

  1. Shade, yakni warna dasar digelapkan dengan warna hitam. Hasilnya warna akan semakin pekat.

  2. Tone, yakni warna dasar dicampurkan dengan warna abu-abu. Hasilnya warna akan lebih keabu-abuan.

  3. Tint, yakni warna dasar dicerahkan dengan warna putih. Hasilnya warna pekat akan menjadi warna pastel dan berujung ke warna putih dengan paduan warna yang samar.

Tiga aturan di atas bisa digunakan ketika ingin memadukan warna monokromatik. Baik dalam membuat lukisan, memadukan busana ataupun desain grafis, pemahaman tentang memadukan warna ini sangat berguna.

Warna monokromatik tidak pernah gagal membuat perpaduan yang estetik. Misalnya, dalam sebuah desain pamflet bisa memakai aturan tint yang memadukan sebuah warna dan warna putih. Sebut saja hijau tua, hijau muda, hijau pastel, dan putih kehijauan.

Nuansa hijau dengan beragam komposisi warna yang bernuansa sama tersebut juga masuk ke dalam kategori monokromatik. Hal yang membedakan warna hanyalah intensitas gelap terangnya saja.

Dalam lukisan, monokromatik gelap terang bisa diaplikasikan dalam pewarnaan gambar untuk menghasilkan efek gambar 3 dimensi yang nyata saat dipandang.

Baca juga: Kenali Jenis-Jenis Warna dan Skemanya dalam Dunia Desain

Monokromatik adalah teknik memadukan warna yang dapat diaplikasikan untuk berbagai keperluan, misalnya diterapkan dalam dunia fashion hingga seni. (IMA)