Konten dari Pengguna

Pengertian Mortalitas atau Angka Kematian dan Cara Menghitungnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk mortalitas disebut juga angka. Sumber: pexels.com/SL Wong
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk mortalitas disebut juga angka. Sumber: pexels.com/SL Wong

Mortalitas disebut juga angka kematian. Mortalitas dapat dipahami sebagai ukuran jumlah kematian yang memengaruhi populasi suatu wilayah. Mortalitas adalah salah satu faktor perubahan penduduk pada suatu wilayah.

Selain mortalitas, ada pula natalitas, dan migrasi yang memengaruhi perubahan jumlah penduduk. Angka mortalitas dapat dihitung dengan beberapa cara.

Mortalitas Disebut Juga Angka Kematian Penduduk

Ilustrasi untuk mortalitas disebut juga angka kematian penduduk. Sumber: pexels.com/Lukas

Mengutip buku Ensiklopedi Geografi Kependudukan oleh Eka Susu Sulistyowati (2018: 27), fenomena kematian adalah peristiwa yang menyebabkan berkurangnya jumlah penduduk pada suatu wilayah. Kematian tidaknya memengaruhi pertumbuhan penduduk, tetapi juga menjadi barometer tingkat kesehatan masyarakat.

Data mortalitas diperlukan untuk mempreoyeksikan penduduk guna perencanaan pembangunan dan evaluasi program-program kebijakan pennduduk. Fakta yang umumnya menyertai mortalitas adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat kematian laki-laki lebih tinggi daripada perempuan.

  2. Tingkat penduduk dewasa dan muda lebih rendah daripada bayi, anak-anak, dan penduduk usia lanjut.

  3. Tingkat kematian penduduk di negara berkembang lebih tinggi dibandingkan dengan negara maju.

  4. Tingkat kematian penduduk dengan ekonomi tinggi lebih rendah daripada penduduk dengan tingkat ekonomi rendah.

Secara umum, faktor yang memengaruhi kematian terdiri dari faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong meliputi bencana alam, wabah penyakit, tingkat kesehatan rendah, fasilitas kesehatan yang tidak memadai, serta peperangan.

Faktor penghambat mencakup tingkat kesehatan penduduk yang baik, tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai, kemajuan teknologi kesehatan, jumlah tenaga kesehatan yang memadai, kesadaran penduduk terhadap kesehatan yang tinggi, dan sanitasi yang baik.

Cara Menghitung Jumlah Mortalitas

Ilustrasi untuk mortalitas disebut juga angka kematian. Sumber: pexels.com/Pixabay

Angka kematian dibedakan menjadi angka kematian kasar, angka kematian menurut usia dan jenis kelamin, serta angka kematian bayi. Menurut buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia oleh Bambang Utoyo (2009: 39), berikut ini cara menghitungnya:

1. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate = CDR)

Angka kematian kasar menunjukkan banyaknya jumlah penduduk yang meninggal dunia dari tiap-tiap seribu penduduk. Rumus cara menghitung angka kematian kasar adalah sebagai berikut:

CDR = D/P x k

CDR = angka kematian kasar

D = jumlah penduduk yang meninggal dunia

P = jumlah penduduk

k = konstanta, nilainya 1000

2. Angka Kematian Menurut Usia (Age Specific Death Rate = ASDR)

Angka kematian menurut usia menunjukkan jumlah penduduk yang meninggal dunia dari seribu penduduk yang meninggal dunia dari seribu penduduk pada kelompok usia tertentu. Rumus angka kematian menurut usia adalah sebagai berikut:

ASDR = Dx/Px x k

ASDR = angka kematian menurut usia

Dx = jumlah penduduk yang meninggal pada kelompok usia tertentu

Px = jumlah penduduk pada kelompok usia tertentu

k = konstanta, nilainya 1000

3. Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate = IMR)

Angka kematian bayi menunjukkan jumlah bayi meninggal dunia dari seribu bayi yang lahir hidup pada periode tahun tertentu. Infant mortality adalah salah satu indikasi kualitas penduduk, yaitu berhubungan dengan tingkat kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi keluarga, kesiapan fisik saat proses persalinan. Rumus menghitung angka kematian bayi adalah sebagai berikut:

IMR = Do/B x k

IMR = angka kematian bayi

Do = jumlah kematian bayi

B = jumlah kelahiran hidup

Baca juga: Mengenal Komposisi Penduduk Berdasarkan Usia beserta Penjelasannya

Dari penjelasan di atas, dapat diketahui mortalitas disbeut juga angka kematian atau jumlah kematian penduduk pada suatu wilayah. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan mengenai mortalitas sebagai salah satu faktor penyebab perubahan jumlah penduduk. (IND)