Konten dari Pengguna

Pengertian Motivasi dan Jenis-jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi motivasi. Sumber: unsplash.com/MikaBaumeister.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi motivasi. Sumber: unsplash.com/MikaBaumeister.

Motivasi adalah dorongan yang dibutuhkan seseorang atau sekelompok orang untuk bergerak atau melakukan sesuatu. Kadang motivasi timbul karena hal-hal sepele, kadang seseorang harus diberi motivasi yang menggebu-gebu agar mau bergerak.

Motivasi penting untuk menggerakkan kehidupan agar menjadi lebih baik hingga memunculkan profesi motivator. Untuk mengetahui lebih jauh seberapa penting sebuah motivasi, maka perlu dipahami pengertian motivasi dan jenis-jenisnya.

Motivasi adalah Dorongan untuk Bergerak

Ilustrasi motivasi. Sumber: unsplash.com/AndreiShiptenko.

Dikutip dari Pengaruh Komunikasi Antarpribadi Pimpinan terhadap Motivasi Kerja, Raja Maruli Tua Sitorus (2020:56), motivasi merupakan akar dari bahasa Latin, yaitu movore, yang artinya gerak, dorongan untuk bergerak atau yang menggerakkan.

Motivasi mempengaruhi perilaku manusia menjadi bersemangat untuk memenuhi atau justru mengurangi kebutuhan diri. Manusia akan berusaha mencapai tujuan gerakannya tersebut dengan cara-cara yang optimal.

Wujud motivasi bisa bermacam-macam, antara lain motivasi kerja, motivasi belajar, motivasi diet dan sebagainya. Masing-masing motivasi memiliki latar belakang, kepentingan dan cara pemenuhan yang berbeda-beda.

Jenis-jenis Motivasi

Ilustrasi motivasi. Sumber: unsplash.com/CarolynChristine.

Jenis motivasi dipengaruhi oleh keadaan yang memunculkan motivasi tersebut. Berikut adalah jenis-jenis motivasi yang perlu diketahui:

  1. Motivasi Positif Motivasi positif itu umumnya dipicu oleh hadiah atau keuntungan yang akan didapatkan. Motivasi positif akan membuat seseorang senang menjalankan sebuah kegiatan. Contoh: jika rajin bekerja maka akan mendapat bonus akhir tahun dan kenaikan gaji.

  2. Motivasi Negatif Motivasi negatif muncul karena rasa takut atau keterpaksaan. Motivasi negatif akan membuat seseorang merasa tersiksa ketika menjalankan kegiatan tersebut. Contoh: jika salah menjawab pertanyaan, maka siswa akan menerima hukuman.

  3. Motivasi Internal Motivasi internal timbul dari kesadaran diri untuk berbuat sesuatu tanpa disuruh dan tanpa imbalan. Motivasi ini akan membuat seseorang senang melakukan suatu kegiatan tersebut apapun yang terjadi. Contoh: jika membersihkan halaman setiap hari, maka rumah akan terlihat bersih, rapi dan indah.

  4. Motivasi Eksternal Motivasi eksternal muncul akibat pengaruh-pengaruh dari luar diri seseorang. Kadang motivasi tersebut bagus karena menjadi sumber inspirasi untuk maju. Namun motivasi tersebut bisa berupa pengaruh buruk. Contoh: motivasi untuk giat melakukan olahraga running karena meniru artis Alya Rohali yang berpenampilan prima meski sudah berusia sangat matang.

Baca juga: 12 Kata Motivasi untuk Teamwork agar Semakin Kompak

Demikianlah ulasan bahwa motivasi adalah dorongan untuk bergerak. Motivasi selalu ada bagi yang mau memandang kehidupan dengan cara pandang yang positif. (lus)