Konten dari Pengguna

Pengertian Mutasi dan Jenis-jenisnya dalam Biologi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mutasi adalah, sumber: Unsplash/Brano
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mutasi adalah, sumber: Unsplash/Brano

Pengertian mutasi adalah perubahan materi genetik sel yang diwariskan pada keturunannya. Mutasi bisa disebabkan oleh kesalahan replikasi genetika selama proses pembelahan sel.

Beberapa pemicu terjadinya mutasi yakni, seperti radiasi, virus, atau bahan kimia (mutagen). Selain itu, mutasi juga bisa terjadi selama proses meiosis.

Pengertian Mutasi

Ilustrasi Mutasi adalah, sumber: Unsplash/HalGatewood

Mengutip buku Mutasi: Prinsip Dasar dan Konsekuensi, Estri Laras Arumingtyas (2019), mutasi adalah perubahan genetik yang bertujuan untuk menghadapi perubahan alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Alhasil, saat terjadi perubahan, maka kemungkinannya sifat yang bermutasi tersebut lebih mudah beradaptasi dibanding sifat yang asli. Dengan begitu, karakter asli dari makhluk tersebut akan hilang dari peredaran.

Adapun kemungkinan lainnya yang bisa terjadi adalah sifat yang bermutasi tidak cocok terhadap lingkungan baru, sehingga individu atau populasi dari suatu spesies akan menyusut hingga punah. Jadi, bisa dikatakan bahwa cocok atau tidaknya individu yang bermutasi tergantung pada lingkungan tempat tinggalnya.

Jenis Mutasi

Ilustrasi Mutasi adalah, sumber: Unsplash/CDC

Mutasi terdiri dari beberapa jenis yang masing-masing memiliki karakteristik khusus. Jenis-jenis tersebut di antaranya, yaitu

1. Mutasi Besar

Mutasi besar atau mutasi kromosom merupakan perubahan jumlah kromosom atau urutan gen di dalam kromosom. Mutasi ini sering terjadi karena kesalahan meiosis.

2. Mutasi Titik

Mutasi titik adalah perubahan pada basa N dari RNA atau DNA. Mutasi ini sering terjadi, tapi efeknya bisa diminimalisir oleh metode pemulihan gen.

Mutasi titik bisa menyebabkan perubahan urutan asam amino pada protein dan hilangnya fungsi enzim. Saat ini, ada banyak teknologi yang menggunakan mutasi titik sebagai markernya untuk meneliti perubahan pada gen.

3. Aneusomi

Aneusomi adalah jenis mutasi yang terjadi karena perubahan jumlah kromosom. Penyebabnya adalah peristiwa tidak menempelnya beneng-benang spindel ke sentromer atau yang biasa disebut dengan anafase lag. Selain itu, faktor lain adanya jenis mutasi ini adalah non disjunction atau gagal berpisah.

4. Aneuploidi

Aneuploidi merupakan perubahan jumlah n yang dapat menjadi penanda dari jumlah set kromosom. Contohnya sel tubuh manusia mempunyai 2 paket kromosom yang kemudian disebut dengan 2n. Aneuploidi digolongkan menjadi dua jenis, yakni autopoliploidi dan allopoliploidi.

Baca juga: Mutasi Makhluk Hidup: Pengertian, Penyebab, Jenis, Manfaat, dan Kerugiannya

Mutasi adalah perubahan genetik yang tidak bisa lepas dari variasi makluk hidup. Ilmu ini dipelajari lebih dalam pada kajian biologi, khususnya ilmu genetika. (DLA)