Pengertian Penggolongan Akun dalam Akuntansi untuk Laporan Keuangan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akuntansi adalah suatu sistem pencatatan, pengklasifikasian, dan pelaporan transaksi keuangan suatu entitas. Penggolongan akun dalam akuntansi menjadi aspek penting dalam menyusun laporan keuangan, karena dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai posisi keuangan suatu perusahaan.
Menurut Buku Ajar: Pengantar Akuntansi, Dr. Hisar Pangaribuan SE., MBA., Ak., CA (2022:58), penggolongan akun yang ada dalam akuntansi jadi satu rutinitas dalam tahap pendataan. Penggolongan akun ini harus jadi perhatian secara serius oleh akuntan.
Klasifikasi dan Penggolongan Akun dalam Akuntansi
Laporan keuangan merupakan salah satu hasil utama dari proses akuntansi, dan untuk menyajikan informasi keuangan yang relevan dan dapat dipercaya, akun-akun tersebut perlu diklasifikasikan dengan cermat.
Pengertian klasifikasi akun adalah pengelompokkan akun yang digunakan berdasarkan jenis atau klasifikasinya atau bisa disebut juga metode yang digunakan untuk mencatat transaksi untuk mengontrol keuangan.
Berikut penggolongan akun dalam akuntansi yang mudah dipelajari.
1. Akun Harta
Aktiva Lancar
Mencakup kas, piutang usaha, persediaan barang, dan aset lancar lainnya yang dapat diubah menjadi uang dalam jangka waktu singkat.
Aktiva Tetap
Melibatkan aset yang dimiliki perusahaan untuk penggunaan jangka panjang, seperti properti, peralatan, dan kendaraan.
2. Akun Kewajiban atau Utang
Kewajiban Lancar
Termasuk hutang usaha, utang bank, dan kewajiban lain yang jatuh tempo dalam waktu singkat.
Kewajiban Jangka Panjang
Melibatkan utang yang memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun, seperti pinjaman jangka panjang.
3. Akun Modal
Modal Saham
Mencerminkan kepemilikan pemegang saham dalam perusahaan.
Laba Ditahan
Mencakup laba yang belum dibagikan kepada pemegang saham atau dicadangkan untuk keperluan tertentu.
4. Akun Pendapatan
Pendapatan Usaha
Pendapatan yang didapat dari kegiatan jual beli perusahaan dan menjadi sumber utama perusahaan.
Pendapatan di luar Usaha
Pendapatan yang berasal dari kegiatan utama perusahaan. Contohnya pendapatan bunga ataupun biaya sewa dan bisa berasal dari penjualan beberapa aset yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
5. Akun Beban
Beban Usaha
Selain utang, perusahaan pun memiliki beban. Beban menjadi suatu pengeluaran yang rutin dikeluarkan oleh perusahaan demi mendukung berjalannya operasional perusahaan agar bisa memperoleh keuntungan yang lebih layak. Beberapa contohnya adalah membayar upah, tagihan air, listrik, internet, telepon, dan lain sebagainya.
Beban Di Luar Usaha
Pihak perusahaan juga bisa menanggung beban yang berada di luar operasional bisnisnya. Contohnya adalah seperti beban yang dikeluarkan untuk membayar bunga serta mengurus administrasi perbankan.
Baca juga: Pengertian dan Rumus Persamaan Dasar Ekonomi Akuntansi
Penggolongan akun dalam akuntansi adalah langkah tepat dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan relevan.
Dengan memahami konsep dasar pengelompokan, seperti aktiva, kewajiban, dan modal, perusahaan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kesehatan keuangan perusahaan. (VAN)
