Pengertian Pola Bilangan dan Jenis-Jenisnya dalam Aritmatika

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian pola bilangan adalah susunan angka yang membentuk pola tertentu. Pola bilangan ini digunakan untuk menentukan susunan angka tertentu yang belum diketahui bisa menggunakan rumus.
Mengutip buku Etnomatematika 1, Listin Weniarni, dkk. (2022:80), pola bilangan pada sebuah barisan bilangan yang membentuk pola tertentu sehingga dapat diperoleh rumus umum untuk menentukan suku ke-n dari suatu pola bilangan.
Pengertian Pola Bilangan pada Aritmatika dan Bentuk Lainnya
Suatu bilangan yang disusun bisa membentuk pola berupa bilangan aritmatika, persegi, geometri, persegi panjang, fibonacci, segitiga, dan pascal. Pada aritmatika pola ini merupakan barisan bilangan dengan pola tertentu berupa penjumlahan yang memiliki beda atau selisih yang sama atau tetap.
Agar semakin memahami pengertian pola bilangan simak susunan bilangan yang bisa membentuk pola tertentu di bawah ini.
1. Pola Bilangan Aritmatika
Pola bilangan aritmatika memiliki selisih tetap antar kedua sukunya, angka tambahnya selalu sama, yaitu 8, 16, 24, 48 dan seterusnya (a= 8 dan b=8), berikut rumusnya:
Un= a+ (n-1) b
Keterangan:
a= Suku pertama dari susunan bilangan
b= Selisih n= Urutan bilangan ke-n.
2. Pola Bilangan Persegi
Pola bilangan persegi merupakan susunan bilangan yang polanya menyerupai persegi atau dibentuk oleh bilangan kuadrat. Contoh pola bilangan persegi, yaitu angka 1, 4, 9, 16, dan seterusnya.
Rumus: Un=n2 (kuadrat).
3. Pola Bilangan Geometri
Pola bilangan deret geometri memiliki rasio tetap antara kedua suku. Bisa dilihat dari contoh bilangan 2, 6, 18, 54 dan seterusnya. Berikut rumusnya:
Un = arn-1
Keterangan:
a: Suku pertama dari susunan bilangan.
r: Rasio.
n: Urutan bilangan ke-n.
4. Pola Bilangan Persegi Panjang
Pola bilangan persegi panjang akan menghasilkan bentuk bangun datar. Contoh susunan angkanya 2, 6, 12, 20, dan seterusnya.
Rumus: Un = n (n+1).
5. Pola Bilangan Fibonacci
Pola bilangan fibonacci diawali dengan angka 0 dan 1. Kemudian angka berikutnya didapat dengan menambahkan kedua bilangan sebelumnya secara berturut-turut. Contoh susunan pola bilangan fibonacci yaitu 0, 2, 2, 4, 6, 10, 16, 26, dan seterusnya.
Rumus: Un = (n – 1) + (n – 2).
6. Pola Bilangan Segitiga
Pola bilangan yang dihasilkan membentuk segitiga sama sisi. Contohnya ialah bilangan 1,3,6,10 dan 15 dan seterusnya.
Rumus: Un = ½ n (n+1).
7. Pola Bilangan Pascal
Pola bilangan pascal ditemukan oleh Blaise Pascal, seorang ilmuwan dari Prancis. Berikut peraturan bilangan dari pola bilangan pascal.
Baris paling atas ditulis angka 1.
Setiap baris dalam segitiga pascal diawali dan diakhiri oleh angka 1.
Jumlah kotak selanjutnya dalam segitiga pascal ditulis pada baris ke-2 hingga ke-n yang merupakan hasil penjumlahan dua bilangan diagonal di atasnya.
Setiap baris membentuk simetris.
Banyak bilangan pada setiap baris memiliki kelipatan dua dari jumlah angka baris sebelumnya.
Rumus: 2n-1.
Baca juga: Mengenal Cara Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1000
Pengertian pola bilangan sangat penting dalam matematika. Hal ini akan membantu mengenali aturan-aturan yang mendasari susunan bilangan dan memperluas pemahaman seseorang pada pemahaman matematika. (VAN)
