Pengertian Predikat dalam Bahasa Indonesia beserta Ciri-ciri dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Indonesia, penggunaan predikat tentu sudah tidak asing lagi. Predikat adalah bagian dari kalimat efektif yang menyatakan tindakan atau aksi dari subjek. Selain itu, predikat juga menjadi unsur penting agar suatu kalimat disebut kalimat efektif.
Dikutip dari Sintaksis Bahasa Indonesia Kajian untuk Pemula oleh Dr. Jusrin Efendi Pohan, M.Pd.; Edy Suprayetno, M.Pd. (2021: 13) predikat dapat berwujud nomina, verba, adjektiva, numeralia, pronominal, atau frasa preposisi.
Pengertian Predikat dan Contohnya
Pengertian predikat adalah salah satu penyempurna kalimat efektif. Sebab, termasuk dalam struktur kalimat yang terdiri dari SPOK atau disebut juga dengan Subjek, Predikat, Objek dan Keterangan.
Selain itu, predikat dapat dimaknai sebagai kata atau komponen yang menandai apa yang dikerjakan oleh subjek. Keberadaan dari predikat bisa menyatakan sifat, situasi, ciri, status maupun jati diri dari subjek yang dibicarakan.
Berikut contoh penggunaan predikat secara umum:
Ibu sedang memasak di dapur. (predikat=memasak)
Andi memakan apel yang diberikan oleh kakeknya. (predikat=memakan)
Ibu guru menulis di papan tulis. (predikat=menulis)
Ciri-Ciri Predikat Dalam Kalimat
Predikat adalah unsur penting dalam sebuah kalimat agar pembaca atau pendengar mendapatkan informasi yang dapat dipahami. Tak hanya itu, predikat memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan unsur kalimat lainnya. Apa saja?
Berada di bagian sebelah kanan subjek.
Dapat dikategorikan pada kata kerja verba, kata benda nomina, kata sifat adjektiva atau kata depan preposisi.
Dapat digunakan sebagai isyarat perlu tidaknya ada kata lain pada bagian sebelah kanan. Hal ini bertujuan untuk menyusun kalimat dengan lengkap.
Menjelaskan subjek, sehingga kalimat yang tersusun lebih bermakna.
Dapat dicari menggunakan kata tanya bagaimana.
Bisa diikuti dengan partikel -lah.
Setelah mengetahui cirinya, penting untuk memahami bagaimana penggunaan predikat dengan benar. Caranya adalah dengan menggunakan kata kerja sebagai predikat. Baik menggunakan frasa verbal, kata benda, maupun frasa nominal.
Tak hanya itu, penggunaan predikat bisa diingkarkan dengan fungsi ketika diisi dengan kata kerja. Sehingga, predikat dapat diaplikasikan dengan menambahkan kata “tidak”. Ketika diisi dengan kata benda, maka dapat diaplikasikan dengan menambahkan kata “bukan”.
Baca Juga: Pengertian Kalimat Efektif, Struktur, dan Contohnya
Dapat disimpulkan, predikat adalah pelengkap kalimat yang memiliki peran penting. Sebab, fungsinya yang menyatakan aksi atau tindakan subjek akan mempengaruhi makna dari kalimat tersebut jika tidak diikutsertakan.
(NUM)
