Konten dari Pengguna

Pengertian Rangkaian Seri beserta Rumus dan Contohnya dalam Kehidupan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian rangkaian seri. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian rangkaian seri. Foto: Unsplash

Pengertian rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang tidak bercabang dengan seluruh rangkaian alat-alat listriknya disusun secara berurutan. Dengan menghubungkan rangkaian secara seri mampu membuat tegangan menjadi lebih tinggi.

Pada rangkaian ini setiap hambatan akan dialiri arus listrik yang sama besar. Menariknya, prinsip kerja dari rangkaian seri ini masih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Rangkaian Seri

Ilustrasi pengertian rangkaian seri. Foto: Unsplash

Mengutip dari buku TOP MODUL: Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap karya Tim Smart Genesis (2018:262), pengertian rangkaian seri adalah rangkaian komponen listrik yang disusun secara berderet tanpa ada cabang pada sumber arus listrik. Pada rangkaian seri ini jika salah satu lampu diputus (mati), maka lampu yang lain juga akan mati.

Hal ini disebabkan karena kuat arus listrik yang mengalir pada setiap rangkaiannya sama besar. Namun, beda potensial yang dimiliki rangkaian seri berbeda.

Rangkaian kelistrikan ini memiliki keuntungan dan kerugiannya. Untuk keuntungannya, yaitu dapat menghemat pengantar listrik (kabel). Sedangkan kerugian-kerugian, yaitu nyala lampu menjadi redup, hambatannya lebih besar, dan jika salah satu lampu padam membuat semua lampu ikut padam.

Rumus Rangkaian Seri

Ilustrasi rumus rangkaian seri. Foto: Unsplash

Mengutip dari buku Ringkasan Materi Fisika karya Erinda Wibianti Agustin (2022:83), ketika rangkaian disusun seri, besarnya kuat arus (I) pada setiap hambatan sama besar. Jika pada ujung-ujung rangkaian seri dihubungkan dengan beda potensial, maka besarnya tegangan total merupakan jumlah dari tegangan masing-masing hambatan.

Adapun rumus dari rangkaian seri ini dapat diketahui sebagai berikut:

IR1 = IR2 = IR3

Vtotal = VR1 + VR2 + VR3

Keterangan:

IR1 = kuat arus listrik hambatan 1 (A)

IR2 = kuat arus listrik hambatan 2 (A)

IR3 = kuat arus listrik hambatan 3 (A)

VR1= beda potensial hambatan 1 (volt)

VR2= beda potensial hambatan 2 (volt)

VR3= beda potensial hambatan 3 (volt)

Adapun cara menghitung besarnya hambatan pengganti rangkain seri dapat diketahui sebagai berikut:

Rs = R1 + R2 + R3 +....+....+....+ Rn

Keterangan:

Rs = hambatan pengganti pada rangkaian seri (Ω)

R1 = nilai hambatan pada resistor 1 (Ω)

R2 = nilai hambatan pada resistor 2 (Ω)

R3 = nilai hambatan pada resistor 3 (Ω)

Rn = nilai hambatan pada resistor paling akhir pada suatu rangkaian (Ω)

Contoh Penerapan Rangkaian Seri dalam Kehidupan

Ilustrasi contoh rangkaian seri. Foto: Unsplash

Secara umum, rangkaian seri mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, jenis rangkaian listrik ini digunakan untuk menghemat biaya serta enegi yang digunakan pada suatu rangkaian arus listrik.

Salah satu rangkaian arus listrik ini mudah dijumpai pada lingkungan rumah maupun perumahan. Adapun contoh penerapan dari rangkaian seri meliputi lampu ruang tamu, pemanas air, lampu taman, lampu jalan raya dan lampu hias.

Baca juga: Listrik Dinamis: Pengertian dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Itu dia ulasan mengenai pengertian rangkaian seri, rumus dan contohnya dalam kehidupan. Dengan mengetahui rangkaian tersebut, diharapkan seseorang dapat memanfaatkannya ketika sedang membuat rangkaian kelistrikan. (NTA)