Konten dari Pengguna

Pengertian Sel Volta Primer dan Jenis-jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto ilustrasi sel volta primer adalah. Sumber: pexels.com/Mohamed abdelghaffar
zoom-in-whitePerbesar
Foto ilustrasi sel volta primer adalah. Sumber: pexels.com/Mohamed abdelghaffar

Sel volta adalah salah satu dari jenis sel elektrokimia yang dapat menghasilkan energi listrik serta bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis dari sel volta ada dua, salah satunya sel volta primer. Sel volta primer adalah sel yang dapat diisi ulang.

Dikutip dari buku Kimia SMA 3A, Parning, dkk (2008:67), ketika sel volta primer digunakan, maka bahan-bahan kimia didalamnya akan terpakai. Hal ini membuat bahan kimia di dalamnya pada akhirnya habis. Itulah mengapa, sel volta primer tak bisa diisi ulang.

Pengertian Sel Volta Primer

Ilustrasi dari sel volta primer adalah. Sumber: pexels.com/Mohamed abdelghaffar

Sel volta primer adalah bagian dari komponen baterai atau yang dikenal dengan nama sel Lenchance. Sel volta primer selalu mempunyai baterai yang energinya langsung habis dan sekali pakai.

Pengertian sel volta primer juga dapat didefinisikan sebagai jenis sel volta yang memiliki kepadatan tinggi serta melepaskan energinya secara perlahan. Di dalamnya, sel volta tidak mengandung cairan sama sekali. Itu sebabnya, sel volta sering dikenal sebagai sel kering.

Pada baterai, sel volta primer dibuat dengan berbagai ukuran untuk memberi daya berbagai perabotan sesuai energi yang dibutuhkan. Kelebihan dari baterai yang berisi sel volta primer ialah harganya yang murah dan kemudahan pemakaiannya.

Jenis-jenis Sel Volta Primer

Gambar ilustrasi sel volta primer adalah. Sumber: pexels.com/Hilarry Halliwell

Contoh sel volta dalam kehidupan sehari-hari adalah sel kering dalam baterai. Sel kering tersebut terbagi menjadi tiga jenis, berikut uraian lengkapnya.

1. Sel Leclanche (Baterai Seng-karbon)

Sel kering jenis ini memiliki bentuk silinder yang dibuat dari seng (Zn) sebagai wadah. Di dalam baterang Seng-karbon terdapat batu kawi (MnO2), karbon, dan salmiak (NH4Cl), serta sedikit air (H2O) yang berwujud pasta.

Wadah seng pada baterai ini berfungsi sebagai anode serta batang grafit (C) berfungsi menjadi katode. Apabila kedua elektrode ini dihubungkan, maka akan menghasilkan potensial sel 1,5 volt.

2. Baterai Alkalin

Baterai Alkalin mirip dengan sel Leclanhe, kecuali dari sifat elektrolistnya yang basa dan permukaan dalamnya yang besar sehingga area permukaannya lebih besar, Sel Alkalin juga merupakan sel yang memiliki umur paling panjang dari sel kering lainnya.

3. Baterai Merkuri

Baterai merkuri ialah baterai yang biasa dipakai pada jam tangan, kalkulator, serta alat bantu dengar. Harga baterai ini umumnya lebih mahal dari baterai biasa. Baterai merkuri dapat menghasilkan tegangan yang lebih besar dari baterai biasa, yakni sebesar 1,35 volt.

Tak hanya itu, baterai merkuri juga memiliki kapasitas yang lebih tinggi dari baterai lainnya. Umur pakainya pun juga lebih tahan lama.

Baca Juga: Mengenal Komponen Sel Volta beserta Fungsinya

Pada intinya, sel volta primer adalah salah satu dari jenis sel volta yang berfungsi untuk menghasilkan listrik pada berbagai macam benda elektronik. Jenis-jenis dari sel volta primer yaitu sel baterai Seng-karbon, baterai Alkalin, dan baterai Merkuri. (SLM)